- SAIC Motor menaungi merek Wuling dan MG di Indonesia, sementara grup otomotif China lain membawa berbagai sub-merek berbeda.
- Indomobil Group berperan sebagai distributor utama bagi beragam merek kendaraan China, seperti GAC Aion, Maxus, dan Changan.
- BYD memperkuat posisi di pasar Indonesia melalui perakitan lokal di Subang mulai tahun 2026 untuk mendukung penjualan kendaraan.
6. Dongfeng Motor Corporation: DFSK dan Seres
Dongfeng hadir lewat joint venture dengan Sokon Group. Hasilnya adalah DFSK (kendaraan niaga dan MPV) serta Seres (mobil listrik). Keduanya dijalankan oleh PT Sokonindo Automobile.
7. BAIC, FAW, GAC, dan Changan
- BAIC hadir dengan SUV seperti BJ40 Plus, dirakit lokal bersama PT Handal Indonesia Motor.
- FAW Group membawa merek premium Hongqi, didistribusikan oleh Indomobil.
- GAC Group menghadirkan Aion dan Hyptec, fokus EV modern melalui Indomobil.
- Changan masuk lewat Indomobil dengan model EV seperti Deepal S07 dan city car Lumin.
8. Startup EV: Neta dan XPeng
Selain grup besar, ada juga startup EV:
- Neta dari Hozon Auto, sudah melakukan perakitan lokal.
- XPeng, EV premium, didistribusikan oleh Erajaya Group melalui anak usahanya.
Manuver Indomobil Group
Indomobil jadi pintu masuk utama bagi banyak merek China. Portofolio mereka mencakup GAC Aion, Hyptec, Maxus, Changan, Zeekr, Hongqi, hingga JAC Motors.
Khusus untuk GWM, Indomobil bertindak sebagai mitra minoritas dalam joint venture bersama Inchcape sebagai pemegang saham utama.
Fun Fact: Hubungan Changan dan Esemka
Baca Juga: Mobil China Naik Harga per April 2026, Kenaikan Chery J6 Tembus Rp 60 Juta
Pada 2019, Esemka meluncurkan pikap Bima yang mirip dengan Changan Star Truck. Namun, pada 2023 Esemka mengklarifikasi bahwa mitra mereka adalah Shineray, bukan Changan.
Lalu pada 2025, pihak Changan mengakui pernah ada kerja sama komersial jangka pendek dengan Esemka di masa lalu, namun bukan merupakan kemitraan strategis jangka panjang.
Dengan silsilah ini, jelas bahwa merek-merek China di Indonesia punya induk berbeda, meski beberapa memang saudara dalam satu grup besar. MG dan Wuling sama-sama di bawah SAIC, sementara BYD berdiri sendiri dengan fokus EV.
Berita Terkait
-
Mobil China Naik Harga per April 2026, Kenaikan Chery J6 Tembus Rp 60 Juta
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
VKTR Milik Siapa? Perusahaan di Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Mobil China Naik Harga per April 2026, Kenaikan Chery J6 Tembus Rp 60 Juta
-
Start Sempurna, Pembalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Sepang ARRC 2026
-
Pebalap AHRT Sukses Amankan Podium di ARRC 2026 Sepang
-
Siap Gulingkan Dominasi CB150X? Intip Kehebatan Suzuki V-Strom160!
-
Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya
-
Pesona Motor Trail Baru Suzuki DR-160, Performa dan Harganya Bikin WR155, CRF150L dan KLX150 Minder
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!