Suara.com - Terkenal dengan lini produk motor sport yang stylish dan bertenaga, Kawasaki turut memperkenalkan produk ramah lingkungan yang menyasar pengendara pemula.
Di lini ini, Kawasaki memperkenalkan Ninja e-1 dan Z e-1. Keduanya merupakan motor sport dan naked sport bertenaga listrik murni (EV) pertama dari Kawasaki.
Dengan mengusung baterai ganda 50,4V/30Ah yang bisa dilepas pasang, motor listrik Kawasaki menghadirkan performa lincah, akselerasi responsif, fitur e-boost, serta pengisian daya yang praktis diangka 12 PS. Keunggulan motor listrik Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 pun menarik konsumen di Indonesia untuk membelinya.
Namun yang membuat penasaran, berapakah harga motor listrik Kawasaki? Untuk menemukan jawabannya, mari kita simak harga dan spesifikasi motor listrik Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 berikut ini.
1. Ninja E-1 (Rp 150.600.000)
Mengusung slogan “Spark a New Era”, Kawasaki Ninja e-1 diperkenalkan sebagai pembuka era baru motor listrik bagi Kawasaki. Mengambil basis dari Kawasaki Ninja 400, Ninja e-1 sukses mencuri perhatian hingga mengundang antusiasme yang besar dari pecinta motor sport Kawasaki.
Lantas seperti apa keistimewaan motor listrik pertama dari Kawasaki ini? Simak ulasannya dari sisi spesifikasi, performa, desain, hingga fitur berikut ini.
Mesin
- EV (ELECTRIC VEHICLE)
e-boost - Mode Jalan Kaki (dengan Mundur)
- Mode Daya
- Konektivitas Ponsel Pintar
- Teknologi manajemen Sasis
- ABS (Sistem Rem Anti-Kunci)
- Ergo-FIT
Tenaga
- Output Terukur: 5,0 kW {6,8 PS} / 2.800 rpm
- Output Maksimum: 9,0 kW {12 PS} / 2.600 - 4.000 rpm
- Torsi Maksimum: 40,5 Nm {4,1 kgƒm} / 0 - 1.600 rpm
- Motor: Motor sinkron magnet permanen internal berpendingin udara
- Mode Berkendara: Jalan Raya / Ekologi
- Kecepatan Maksimum per Mode: 88 km/jam / 64 km/jam
- Kecepatan Maksimum per Mode (dengan e-boost): 105 km/jam / 75 km/jam
- Baterai: Paket baterai lithium-ion x2
Voltase/Kapasitas Baterai: 50,4 V / 30 Ah x2 - Berat Baterai: 11,5 kg x2
- Pengisian Baterai: 3,7 jam x2
- Rasio Pengurangan Primer: 3.211 (61/19)
- Rasio Pengurangan Akhir: 3.867 (58/15)
- Tipe Penggerak Akhir Sistem: Rantai
Rangka dan Dimensi
Baca Juga: Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol
- Tipe Rangka: Rangka teralis, baja tarik tinggi
- Suspensi Depan: garpu teleskopik ø41 mm
- Suspensi Belakang: Suspensi Uni Trak tipe bottom-link, peredam kejut berisi gas dengan preload pegas yang dapat disesuaikan.
- Wheel Travel Depan: 120 mm
- Perjalanan Roda Belakang: 133 mm
- Sudut Putar / Trail: 24,4° / 93 mm
- Roda Depan: 100/80-17M/C 52S
- Roda Belakang: 130/70-17M/C 62S
- Rem Depan: cakram ø290 mm
- Kaliper Depan: Piston ganda
- Rem Belakang: cakram ø220 mm
- Kaliper Belakang: Piston ganda
- Panjang x Lebar x Tinggi: 1.980 x 690 x 1.105 mm
- Jarak poros roda: 1.370 mm
- Jarak ke Tanah: 160 mm
- Tinggi Tempat Duduk: 785 mm
- Berat Kosong: 140 kg dengan baterai
2. Kawasaki Z e-1 (Rp147.000.000)
Kawasaki Z e-1 dibekali dengan bodywork minimalis yang mengingatkan pada gaya street fighter dan bermesin Z supernaked ciri khas tipe Z. Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 mampu memberi kenyamanan yang diperkuat dengan fungsi e-boost sehingga memungkinkan para pengendara dalam memanfaatkan tenaga ekstra untuk akselerasi lebih kuat serta kecepatan yang lebih maksimal.
Mesin
- EV (Kendaraan Listrik)
- Berkendara Tanpa Emisi
- e-boost
- Mode Jalan Kaki (dengan Mundur)
- Mode Daya
- Konektivitas Ponsel Pintar
- Teknologi manajemen Sasis
- ABS (Sistem Rem Anti-Kunci)
- Ergo-FIT
Tenaga
- Output Terukur: 5,0 kW {6,8 PS} / 2.800 rpm
- Output Maksimum: 9,0 kW {12 PS} / 2.600 - 4.000 rpm
- Torsi Maksimum: 40,5 Nm {4,1 kgƒm} / 0 - 1.600 rpm
- Motor: Motor sinkron magnet permanen internal berpendingin udara
- Mode Berkendara: Jalan Raya / Ekologi
- Kecepatan Maksimum per Mode: 85 km/jam / 62 km/jam
- Kecepatan Maksimum per Mode (dengan e-boost): 101 km/jam / 72 km/jam
- Baterai: Paket baterai lithium-ion x2
- Voltase/Kapasitas Baterai: 50,4 V / 30 Ah x2
- Berat Baterai: 11,5 kg x2
- Pengisian Baterai: 3,7 jam x2
- Rasio Pengurangan Primer: 3.211 (61/19)
- Rasio Pengurangan Akhir: 3.867 (58/15)
- Tipe Penggerak Akhir Sistem: Rantai
Rangka dan Dimensi
- Tipe Rangka: Rangka teralis, baja tarik tinggi
- Suspensi Depan: garpu teleskopik 41 mm
- Suspensi Belakang: Suspensi Uni Trak tipe bottom-link, peredam kejut berisi gas dengan preload pegas yang dapat disesuaikan.
- Wheel Travel Depan: 120 mm
- Perjalanan Roda Belakang: 133 mm
- Sudut Putar / Trail: 24,4° / 93 mm
- Roda Depan: 100/80-17M/C 52S
- Roda Belakang: 130/70-17M/C 62S
- Rem Depan: cakram 290 mm
- Kaliper Depan: Piston ganda
- Rem Belakang: cakram 220 mm
- Kaliper Belakang: Piston ganda
- Panjang x Lebar x Tinggi: 1.980 x 730 x 1.035 mm
- Jarak poros roda: 1.370 mm
- Jarak ke Tanah: 170 mm
- Tinggi Tempat Duduk: 785 mm
- Berat Kosong: 135 kg dengan baterai
Sekian informasi seputar harga motor listrik Kawasaki lengkap dengan spesifikasinya, yang bisa kamu jadikan pedoman atau pertimbangan sebelum membelinya. Semoga artikel di atas membantu ya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol
-
5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?
-
Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?
-
Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?
-
Changan Lumin vs BYD Atto 1, Mending Mana? Simak Spesifikasi dan Harganya di Sini
-
Cek Skema Kredit Polytron Fox 500 2026, Solusi Motor Listrik Mewah Tanpa Kantong Jebol
-
Diskon Pajak Tak Lagi Rp0 : Benarkah Tarif Mobil Listrik Kini Setara Kendaraan Bensin?
-
Harga BBM Hari Ini Naik Drastis, Cek Harganya Dexlite Tembus Rp23 Ribu
-
Pengganti Suzuki Ignis Cuma Rp90 Jutaan, Benarkah Jadi Mobil Termurah Tahun Ini?
-
Geely EX2 vs BYD Atto 1 Mending Mana? Simak Perbandingannya
-
Harga 3 BBM Naik per 18 April 2026, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter