- Pemerintah akan stop impor solar dan mewajibkan penggunaan BBM B50 mulai 1 Juli 2026.
- BOBIBOS hadir sebagai bahan bakar alternatif berbahan jerami dengan oktan 98 dan minim emisi.
- Keduanya menawarkan solusi energi hijau mandiri yang memanfaatkan kekayaan agrikultur lokal secara maksimal.
Kejutan BOBIBOS dari Sisa Panen Padi
Di tengah gempita B50, muncul inovasi revolusioner bernama BOBIBOS yang sempat viral beberapa waktu lalu. Nama unik ini merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!.
Berbeda dengan B50 yang berbasis kelapa sawit, bahan dasar BOBIBOS murni berasal dari tumpukan jerami. Limbah sisa panen padi yang biasanya dibakar ini rupanya bisa diolah menjadi energi super.
Keunggulannya pun tak main-main bagi performa kendaraan bermotor masa kini. BOBIBOS diklaim mampu menekan emisi hingga nyaris nol dan mengusung tingkat oktan (Research Octane Number/RON) mendekati 98.
'Emas Hijau' Bernama Etanol Selulosa
Teknologi penyulap jerami menjadi bahan bakar ini mengandalkan proses bioteknologi tingkat tinggi. Para ilmuwan secara global mengenalnya sebagai etanol selulosa yang kerap dijuluki sebagai 'emas hijau' seperti dilansir dari Biocylcle.
Secara struktur kimiawi, zat ini serupa dengan etanol dari hasil olahan jagung atau kedelai. Namun, etanol selulosa menyimpan kandungan energi bersih tiga kali lipat lebih padat dari jagung.
Perkembangan bioteknologi modern sukses menekan biaya produksi etanol ini menjadi lebih murah dan efisien. Kehadirannya kini siap meruntuhkan dominasi bensin mahal yang selama ini masih harus diimpor.
Baik B50 maupun BOBIBOS kini memegang peranan krusial sebagai tonggak sejarah baru bangsa. Keduanya bersiap membuktikan bahwa era kemandirian energi berkelanjutan di Indonesia bukanlah sekadar angan belaka.
Baca Juga: Berapa Biaya Full Tank Fortuner dan Pajero Sport Usai Harga BBM Diesel Meroket? Jadi Segini Sekarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan