- Pemerintah menetapkan lima kategori kendaraan yang dibebaskan dari kewajiban membayar pajak tahunan melalui regulasi pajak terbaru di Indonesia.
- Kendaraan yang dikecualikan meliputi kereta api, kendaraan pertahanan negara, aset kedutaan asing, serta kendaraan dengan kebijakan khusus pemerintah daerah.
- Pengecualian pajak tersebut hanya berlaku bagi kendaraan dengan fungsi strategis khusus, sehingga kendaraan pribadi tetap diwajibkan membayar pajak.
Suara.com - Pemerintah menetapkan ada lima jenis kendaraan yang tidak wajib membayar pajak tahunan. Aturan ini tertuang dalam regulasi terbaru yang mengatur objek pajak kendaraan bermotor di Indonesia.
Kebijakan ini langsung memicu rasa penasaran banyak orang. Soalnya, di tengah kewajiban bayar pajak tiap tahun, ternyata ada kendaraan yang justru “kebal” dari kewajiban tersebut.
Buat kamu yang setiap tahun harus mengurus STNK, informasi ini terasa cukup kontras. Tapi faktanya, tidak semua kendaraan masuk kategori objek pajak kendaraan bermotor.
Artinya, ada pengecualian yang memang sudah diatur secara resmi oleh pemerintah. Nah, di sinilah pentingnya kamu memahami jenis kendaraan apa saja yang dimaksud.
1. Kereta Api
Jenis pertama yang tidak wajib bayar pajak tahunan adalah kereta api. Kendaraan ini memang tidak masuk kategori kendaraan bermotor yang dikenakan pajak daerah.
Kereta api beroperasi dalam sistem transportasi khusus yang diatur berbeda. Karena itu, skema pajaknya tidak disamakan dengan kendaraan pribadi atau kendaraan jalan raya.
2. Kendaraan untuk Pertahanan dan Keamanan
Kendaraan yang digunakan khusus untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara juga tidak dikenakan pajak tahunan. Ini termasuk kendaraan militer dan operasional negara.
Alasannya cukup jelas, karena kendaraan tersebut digunakan untuk fungsi negara, bukan kepentingan pribadi. Jadi, pembebasan pajak menjadi bagian dari kebijakan strategis.
3. Kendaraan Kedutaan dan Lembaga Internasional
Kendaraan milik kedutaan, konsulat, dan lembaga internasional juga termasuk yang tidak wajib bayar pajak. Tapi, ada syarat penting yaitu asas timbal balik antarnegara.
Baca Juga: Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi
Artinya, kebijakan ini berlaku jika negara lain juga memberikan perlakuan yang sama. Jadi bukan sekadar bebas pajak, tapi bagian dari hubungan diplomatik.
4. Kendaraan yang Ditentukan oleh Pemerintah Daerah
Ada juga kategori kendaraan lain yang bisa dibebaskan dari pajak, tergantung kebijakan pemerintah daerah. Ini biasanya diatur dalam regulasi pajak dan retribusi daerah.
Jadi, setiap daerah punya kemungkinan kebijakan berbeda. Kamu perlu cek aturan di wilayah masing-masing untuk memastikan apakah ada pengecualian tambahan.
5. Kendaraan Energi Terbarukan (Dengan Catatan Baru)
Sebelumnya, kendaraan berbasis energi terbarukan seperti listrik termasuk yang tidak wajib pajak. Namun, aturan terbaru mulai mengubah skema ini.
Kini, kendaraan listrik tidak otomatis bebas pajak. Pemerintah memberikan insentif berupa pengurangan atau pembebasan, tapi tidak lagi mutlak seperti sebelumnya.
Kenapa Tidak Semua Kendaraan Kena Pajak?
Pajak kendaraan bermotor pada dasarnya dikenakan untuk kendaraan yang digunakan di jalan umum. Namun, beberapa jenis kendaraan memiliki fungsi khusus yang membuatnya tidak relevan dikenakan pajak tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Taktik Agresif Bocah Sleman Sukses Pecundangi Rider Eropa di Moto3 Junior, Penuh Drama Berdebar
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
All New Agya Stylix Antar Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Borong Podium ITCR 1200
-
Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi