- CATL memperkenalkan baterai Freevoy dan Shenxing generasi terbaru dalam acara CATL Tech Day 2026 untuk inovasi kendaraan listrik.
- Baterai Freevoy mampu menempuh jarak 600 km dengan kombinasi material LFP dan NCM untuk meningkatkan efisiensi daya mobil.
- Teknologi Shenxing generasi ketiga menawarkan pengisian daya sangat cepat dari 10% hingga 80% dalam durasi di bawah empat menit.
Suara.com - Industri kendaraan listrik kembali diguncang inovasi besar dari CATL, produsen baterai asal China.
Pada ajang CATL Tech Day 2026, suplier baterai mobil BYD hingga Xiaomi ini memperkenalkan dua teknologi baterai terbaru yakni Freevoy hybrid generasi kedua dan Shenxing LFP generasi ketiga.
Keduanya digadang-gadang mampu menghapus rasa cemas soal jarak tempuh sekaligus menghadirkan kecepatan pengisian daya yang belum pernah ada sebelumnya.
Menurut laporan Autobuzz, CATL mengklaim baterai Freevoy hybrid mampu memberikan jarak tempuh hingga 600 km dalam mode listrik murni.
Sebagai gambaran, jarak Yogyakarta ke Denpasar, Bali berkisar 615–662 km, sehingga sekali isi penuh baterai ini hampir cukup untuk perjalanan darat lintas pulau tanpa perlu isi ulang, setidaknya di atas kertas.
Baterai ini menggunakan kombinasi kimia LFP (Lithium Iron Phosphate) dan NCM (Nickel Cobalt Manganese) yang dicampur di level serbuk.
Seperti yang kita tahu, Nikel merupakan salah satu material yang banyak diekspor oleh Indonesia.
Hasilnya, efisiensi meningkat 20% dibanding LFP konvensional, tanpa menambah bobot baterai.
Isi Daya Secepat Memutar Satu Lagu
Baca Juga: 6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
Untuk baterai Shenxing LFP generasi ketiga, CATL menghadirkan kecepatan pengisian yang luar biasa. Dari 10% hingga 80% hanya butuh 3 menit 44 detik.
Itu kira-kira sama dengan durasi memutar satu lagu pop. Bandingkan dengan teknologi BYD Blade 2.0 yang butuh 5 menit untuk 10–70%.
Keunggulan lain, baterai ini tetap tangguh di suhu ekstrem. Pada -30°C, Shenxing bisa mencapai 98% dalam 9 menit, sementara sistem BYD butuh 12 menit.
CATL tidak hanya fokus pada efisiensi, tapi juga performa. Freevoy disebut sebagai baterai “megawatt-class” dengan daya puncak 1.500 kW saat penuh dan tetap 1.200 kW meski kapasitas tinggal 20%.
Artinya, mobil tetap bertenaga meski baterai hampir habis, berbeda dengan EV biasa yang biasanya melambat saat kapasitas rendah.
Teknologi Pendinginan dan Daya Tahan
Berita Terkait
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus
-
Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain