- Yamaha Fino di Indonesia menggunakan mesin 125cc berpendingin udara, sedangkan Yamaha Vino di Jepang bermesin 49cc berpendingin cairan.
- Harga Yamaha Vino di Jepang mencapai Rp23,7 juta, lebih mahal dibandingkan Yamaha Fino Indonesia yang berkisar Rp20,4 hingga Rp21,6 juta.
- Yamaha Fino Indonesia dirancang untuk dua penumpang dengan ban 14 inci, sementara Vino Jepang hanya untuk satu orang penumpang.
Suara.com - Bagi Anda pecinta motor matik dengan sentuhan retro, nama Yamaha Fino pasti sudah tidak asing lagi di telinga.
Motor ini menjadi salah satu pilihan utama di jalanan Indonesia berkat desainnya yang klasik namun tetap terlihat modern.
Namun, tahukah Anda bahwa di negeri asalnya, Jepang, Yamaha juga memiliki motor serupa yang bernama Yamaha Vino?
Meski secara sekilas desain keduanya terlihat mirip dengan lampu bulat dan bodi yang membulat, ternyata Yamaha Fino versi Indonesia dan Yamaha Vino versi Jepang memiliki perbedaan yang sangat kontras, mulai dari urusan dapur pacu hingga harga jualnya.
Harga Fino Indonesia vs Vino Jepang
Jika kita berbicara soal harga, ada fakta menarik yang mungkin membuat Anda terkejut. Di Indonesia, Yamaha Fino 125 dipasarkan dalam beberapa varian dengan harga yang cukup kompetitif untuk kelas skutik retro.
Untuk varian Fino Premium dan Fino Sporty, harga rekomendasi on the road Jakarta berada di angka Rp 20.400.000. Sementara itu, kasta tertingginya yaitu Fino Grande dibanderol sedikit lebih mahal, yakni Rp 21.610.000.
Harga ini dinilai sangat masuk akal bagi masyarakat Indonesia yang mencari motor harian dengan kapasitas mesin yang cukup bertenaga.
Bagaimana dengan versi Jepangnya? Yamaha Vino di Jepang dijual dengan harga rekomendasi produsen sebesar 214.500 Yen, sudah termasuk pajak konsumsi 10 persen.
Baca Juga: Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
Jika angka tersebut dikonversikan ke Rupiah menggunakan kurs terbaru yaitu 1 Yen setara dengan Rp 110,87, maka harga Yamaha Vino di Jepang mencapai sekitar Rp 23.781.615.
Hal yang cukup unik di sini adalah meski kapasitas mesin Vino Jepang jauh lebih kecil dibandingkan versi Indonesia, harga jualnya justru lebih tinggi.
Perbedaan harga ini tentu dipengaruhi oleh standar biaya hidup, pajak, serta teknologi pendinginan mesin yang digunakan pada versi Jepang.
Perbedaan Spesifikasi Mesin
Perbedaan paling mencolok antara kedua motor ini terletak pada jantung pacunya. Di Indonesia, Yamaha membekali Fino dengan mesin berkapasitas 125cc yang sudah mengusung teknologi Blue Core.
Mesin ini bertipe 4-stroke, SOHC, dengan pendingin udara dan silinder tunggal. Tenaga yang dihasilkan mencapai 7.0 kW atau setara 9,52 PS pada 8.000 rpm, dengan torsi puncak 9,6 Nm pada 5.500 rpm.
Berita Terkait
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync
-
Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
-
5 Skutik Yamaha Super Irit Mei 2026, Tarikan Responsif Gas Buang Bersih
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Lupakan LCGC Sempit! MPV Jepang Ini Punya Captain Seat Harga 70 Jutaan.Saja
-
Ketahui Segala Jenis Liquid Mobil dan Jadwal Penggantiannya, dari Oli Mesin hingga MInyak Rem
-
Tanpa Helm Kendarai Moge 300 Kg, Sebuas Apa Moge Harley Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan?
-
Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite
-
Panduan Pemula sebelum Beli Raize dan Rocky Bekas: Cek Dulu Kesehatan Turbonya
-
Kia Sonet Hadir dengan Harga Baru: Honda HR-V, WR-V hingga Toyota Raize Kena Hantam Telak
-
Harga Beda Tipis, Mending Kia Carens atau Honda BR-V untuk Jadi Mobil Keluarga?
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?