Otomotif / Motor
Senin, 11 Mei 2026 | 15:03 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (Instagram)
Baca 10 detik
  • Veda Ega kokoh di puncak kandidat Rookie of The Year dengan 50 poin. 
  • Sempat tercecer akibat hujan lebat di Le Mans, Veda sukses finis posisi keempat. 
  • Hanya butuh selisih tiga poin, Veda kini siap mengkudeta peringkat tiga besar Moto3. 

Suara.com - Aksi memukau kembali ditunjukkan oleh Veda Ega, pembalap Indonesia yang berlaga di ajang balap Moto3 musim 2026. Ia kini bukan lagi berstatus kuda hitam, melainkan ancaman nyata bagi perebutan gelar juara dunia.

Status Rookie of the Year tampaknya sudah terlalu kecil bagi pemuda tangguh asal Gunungkidul ini. Berdasarkan data klasemen resmi Moto3 terkini, Veda sukses menempel ketat para pembalap elite di jajaran lima besar.

Ia sukses mengantongi 50 poin setelah balapan dramatis di Sirkuit Le Mans akhir pekan lalu. Angka ini meninggalkan jauh pesaing terdekatnya sesama debutan, Brian Uriarte, yang baru mengumpulkan 29 poin.

Drama Hujan di Sirkuit Le Mans

Seri Moto3 Prancis kemarin menjadi panggung pembuktian mental baja dan teknik tingkat tinggi seorang Veda. Memulai balapan dari posisi keenam, ia harus menghadapi kondisi lintasan yang sangat basah akibat hujan.

Cuaca buruk tersebut terbukti sempat merusak ritme balapnya pada putaran awal balapan. Pembalap andalan Honda Team Asia ini bahkan sempat tercecer jauh hingga turun ke urutan 11.

Namun, insting balap kelas dunia miliknya langsung berbicara di atas aspal yang licin. Kecerdikannya mencari traksi ban membuat Veda perlahan merangsek naik membombardir rombongan depan.

Nyaris Podium dan Kudeta Klasemen

Akselerasi presisi dari mesin racikan Honda membawanya terlibat duel sengit melawan pembalap Eropa, Matteo Bertelle. Keduanya bertarung habis-habisan demi memperebutkan podium ketiga menjelang kibaran bendera finis.

Baca Juga: Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang

Meski pada akhirnya harus puas finis keempat, tambahan poin dari Prancis sangatlah krusial. Veda kini bertengger kokoh di urutan kelima klasemen sementara secara keseluruhan.

Jarak menuju papan atas tidaklah mustahil untuk segera dikejar pada seri balapan berikutnya. Ia hanya terpaut tiga angka dari Alvaro Cape yang menduduki peringkat ketiga dengan torehan 53 poin.

Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil. (Foto: Honda Team Asia)

Konsistensi Tingkat Eropa

Dari lima seri yang telah berjalan musim ini, performa Veda terbilang sangat luar biasa. Ia selalu berhasil menyentuh garis finis di posisi enam besar pada hampir setiap balapan.

Pengecualian hanya terjadi satu kali saat ia mencatatkan gagal finis atau DNF di Amerika Serikat. Selebihnya, ia selalu tampil agresif, termasuk saat mengamankan podium ketiga di seri Brasil.

Jika ritme agresif dan penguasaan motor ini terus dipertahankan, rival-rival Eropa wajib waspada. Veda Ega Pratama siap mengacak-acak konstelasi perebutan gelar juara Moto3 musim ini.

Load More