Otomotif / Motor
Kamis, 14 Mei 2026 | 14:11 WIB
Cara merawat v-belt [PT Astra Honda Motor].
Baca 10 detik
  • V-Belt merupakan komponen vital motor matic.
  • Komponen ini berfungsi menghubungkan tenaga mesin menuju roda belakang kendaraan.
  • Gejala kerusakan V-Belt meliputi munculnya suara berisik hingga ada retakan. 
  • Retakan di sela-sela gerigi (seperti tanah kering yang pecah).
  • Benang-benang penguat yang mulai keluar dari sisi samping sabuk.
  • Bentuk sabuk yang sudah tidak lagi presisi (menjadi lebih runcing).

Jika salah satu dari tanda di atas terlihat, segera ganti dengan V-Belt baru yang orisinal. Menunda penggantian saat retakan sudah terlihat adalah tindakan yang sangat berisiko.

5. Melewati Batas Usia Pakai (Kilometer)

Meskipun motor terasa normal, Anda harus tetap mengacu pada buku panduan servis. Secara umum, pabrikan menyarankan penggantian V-Belt setiap 20.000 hingga 25.000 kilometer.

Namun, jika Anda sering membawa beban berat atau melewati jalanan menanjak, usia pakainya bisa lebih pendek.

Sangat disarankan untuk melakukan servis rutin setiap 5.000 km guna membersihkan area CVT dari debu dan memberikan pelumas (grease) pada komponen yang membutuhkan.

Tips Tambahan: Cara Merawat V-Belt agar Awet

Agar V-Belt tidak cepat putus, ada beberapa kebiasaan simpel yang bisa Anda lakukan:

1. Hindari Membuka Gas Secara Mendadak: Melakukan "entakan" gas secara terus-menerus akan membuat beban kerja sabuk menjadi sangat berat.

2. Rutin Bersihkan CVT: Debu yang menumpuk di dalam CVT dapat membuat suhu di dalamnya lebih panas, yang mempercepat pengerasan karet V-Belt.

3. Gunakan Komponen Orisinal: Jangan tergiur harga murah. V-Belt imitasi seringkali tidak memiliki ketahanan panas yang baik dan lebih cepat putus.

Baca Juga: Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync

Demikian ciri-ciri V-Belt motor matic mau putus yang perlu diperhatikan. Jika ada ciri di atas, segera bawa ke bengkel dan jangan menunggu sampai motor mogok.

Load More