- Posisi berkendara tegak berkat stang telanjang, bebas pegal untuk perjalanan jauh dan kemacetan harian.
- Tarikan mesin bawah sangat responsif untuk perkotaan, namun mengorbankan top speed di trek lurus
- Bantingan suspensi sangat empuk, meski visibilitas speedometer dan pencahayaan lampu dekat terasa kurang optimal.
Suara.com - Kehadiran Honda Vario 125 Street sukses mencuri perhatian lewat gaya stang telanjang (naked) yang memancarkan aura motor sport. Banderol harganya yang berada di kisaran Rp26 jutaan menempatkannya sebagai varian tertinggi di keluarga Vario 125.
Namun, tampilan garang saja tidak cukup. Untuk Anda yang mencari tunggangan komuter untuk menembus padatnya rute perkotaan, kenyamanan dan fungsionalitas adalah harga mati.
Lantas, apakah motor ini benar-benar tangguh untuk diandalkan setiap hari?
Mari kita bedah 5 nilai plus dan 5 nilai minus Honda Vario 125 Street berdasarkan channel Youtube Otomotif TV.
5 Nilai Plus Honda Vario 125 Street
1. Riding Position Tegak Anti-Pegal
Stang telanjang pada motor ini bukan sekadar kosmetik. Ubahan geometri sukses membuat posisi duduk jauh lebih rileks dibandingkan Vario standar, sangat ideal untuk perjalanan jauh atau menembus kemacetan panjang.
"Ini stangnya lebih tinggi 4 cm, lebih mundur 6 cm, dan lebih lebar 7 cm. Nah, kalau saya lagi duduk, punggung bisa benar-benar rata ya. Beneran jauh lebih santai ketimbang pakai yang versi standar." ujar Dimas Pradopo.
2. Tarikan Mesin Bawah Super Buas
Baca Juga: Motor Ikonik Honda Super Cub Tampil Imut Hasil Kolabirasi dengan Hello Kitty Harga Rp 30 Jutaan
Meski mesin dasarnya sama, Honda meracik ulang ECU (komputer motor) untuk memprioritaskan akselerasi awal. Motor terasa sangat ringan dan responsif untuk kondisi stop and go.
"Ada perubahan setingan ECU yang bikin putaran bawah sampai tengahnya itu lebih enak. Responsif banget dari 0 sampai 40, ini kepakai banget pas lagi stop and go di kemacetan."
3. Bantingan Suspensi Lebih Empuk
Banyak keluhan skutik Honda keras, tapi Vario 125 Street mematahkan stigma tersebut. Revisi pada jarak main (travel) shockbreaker depan membuatnya andal melibas jalanan keriting.
"Lebih empuk, teman-teman. Empuk dan jarak mainnya juga lebih panjang. Enggak gampang bottoming. Bahkan kalau dibandingin sama naik PCX 160, kalau saya sih masih tetap lebih nyaman di Vario 125 ini."
4. Konsumsi BBM Bersahabat di Kantong
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan
-
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026
-
25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
-
DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan
-
Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN
-
Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?
-
PBNU Punya Jaringan Luas, Menkeu Purbaya Sebut Siap Dukung Proyek Inisiasi NU