Otomotif / Mobil
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:33 WIB
Ilustrasi mobil hybrid. (Toyota)
Baca 10 detik
  • Mobil hybrid menjadi solusi hemat bahan bakar bagi konsumen di Indonesia di tengah kenaikan harga Pertamax saat ini.
  • Berbagai pabrikan otomotif Jepang seperti Toyota dan Suzuki mendominasi pasar hybrid bersama produsen China seperti Wuling dan BYD.
  • Pilihan model hybrid di Indonesia sangat variatif dengan rentang harga mulai dari Rp 270 jutaan hingga Rp 1,8 miliar.

Suara.com - Mobil hybrid mungkin bisa menjadi pilihan kendaraan di tengah kenaikan harga pertamax di Indonesia. Dengan bekal teknologi yang digunakan, mobil jenis ini tentu saja lebih hemat BBM dibandingkan jenis mobil bensin biasa. 

Mobil hybrid atau PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) biasanya hanya mengkonsumsi BBM lebih sedikit saat perjalanan jarak jauh ataupun saat melakukan perjalanan di dalam kota. Hal ini tentu saja bisa menjadi sedikit solusi di tengah kenaikan harga pertamax yang baru saja dilakukan pemerintah.

Diketahui pilihan bagi konsumen kini memang semakin variatif mulai dari teknologi Mild Hybrid, Strong Hybrid atau HEV, hingga PHEV.

Dominasi model hibrida sejauh ini memang masih dipegang oleh raksasa asal Jepang yaitu Toyota dan Suzuki. Namun penetrasi dari pabrikan China seperti GWM, Chery, hingga Wuling semakin agresif dengan menawarkan fitur berlimpah. Untuk segmen pemula, Suzuki masih menjadi opsi paling terjangkau melalui model Ertiga, XL7, dan Fronx dengan rentang harga Rp 270 jutaan hingga Rp 330 jutaan.

Toyota memiliki lini produk hibrida paling lengkap mulai dari Veloz Hybrid, Yaris Cross Hybrid, hingga Innova Zenix yang menjadi pemimpin pasar. Menariknya pada Juni 2026 ini terdapat skema harga spesial untuk beberapa varian Veloz Hybrid. Sementara itu persaingan di segmen MPV medium dipastikan semakin panas dengan hadirnya penantang baru dari China yaitu BYD M6 DM.

BYD yang sukses dengan mobil listrik murni kini memboyong teknologi hibrida unggulan Dual Mode untuk mengusik takhta Toyota Kijang Innova Zenix. Kehadiran BYD M6 DM menjadi sinyal kuning bagi para kompetitor karena menawarkan efisiensi bahan bakar superior dan harga yang kompetitif khas produk Tiongkok.

Wuling juga memperkuat posisinya dengan memasarkan teknologi PHEV terbaru melalui model Eksion dan Cortez Darion pada angka Rp 400 jutaan. Di sisi lain beberapa model mengalami penyesuaian harga naik seperti Nissan Serena e-Power yang kini menjadi Rp 655 juta serta Suzuki Fronx yang mengalami kenaikan sekitar Rp 7 juta hingga Rp 8 jutaan. Bagi segmen premium, pilihan tetap tersedia mulai dari Hyundai Palisade Hybrid hingga Toyota Vellfire HEV yang menembus angka Rp 1,8 miliar.

Demikian daftar mobil hybrid di Indonesia yang bisa menjadi pilihan di tengah kenaikan harga pertamax.

Baca Juga: Strategi China Dominasi Industri Otomotif Dunia Lewat Pabrik Mobil Listrik Berbasis AI

Load More