- Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026, sehingga pengendara semakin perlu memperhatikan efisiensi BBM.
- Konsumsi bensin tidak hanya dipengaruhi harga, tetapi juga kebiasaan berkendara dan perawatan motor sehari-hari.
- Sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata dapat membuat motor lebih boros bahan bakar dan meningkatkan pengeluaran.
Suara.com - Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter, sehingga membuat biaya operasional harian semakin terasa di kantong.
Kondisi tersebut mendorong banyak pemilik motor mencari berbagai cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar.
Namun tidak sedikit yang lupa bahwa boros atau iritnya BBM tidak hanya dipengaruhi oleh harga, tapi juga kebiasaan saat berkendara dan merawat kendaraan.
Tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat konsumsi bensin menjadi lebih boros.
Jika kebiasaan-kebiasaan tersebut terus dilakukan, pengeluaran untuk membeli BBM tentu akan semakin besar.
Apalagi di tengah harga Pertamax yang kini mencapai Rp16.250 per liter, setiap tetes bahan bakar yang terbuang sia-sia akan terasa semakin merugikan.
Karena itu, penting bagi pengendara untuk mengetahui apa saja kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar konsumsi BBM tetap efisien.
Berikut lima kebiasaan yang sering dianggap sepele tapi ternyata dapat membuat motor menjadi lebih boros bensin, dirangkum dari situs Shell Indonesia dan Yamaha Motor.
1. Sering Narik Gas Secara Mendadak
Baca Juga: Harga Pertamax Makin Mahal, Benarkah Mengisi BBM di Pagi Hari Lebih Untung?
Kebiasaan menarik gas secara tiba-tiba menjadi salah satu penyebab utama motor boros bensin.
Saat throttle dibuka mendadak, mesin akan membutuhkan suplai bahan bakar lebih banyak untuk menghasilkan tenaga secara instan sehingga konsumsi BBM meningkat.
2. Berkendara Terlalu Kencang
Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin besar pula tenaga yang harus dikeluarkan mesin untuk melawan hambatan udara.
Akibatnya, pembakaran bahan bakar menjadi lebih banyak dibandingkan saat motor melaju pada kecepatan yang stabil dan moderat.
3. Terlalu Sering Mengerem Mendadak
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics
-
Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Air? Kenali Ciri Khas dan Kepribadiannya
-
Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana
-
Kembali Dibintangi Chris Hemsworth, Syuting Film Extraction 3 Resmi Dimulai
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online
-
Rekam Jejak Troy Pantouw Jubir IKN yang Ditemukan Tewas di Rusun ASN