Otomotif / Motor
Rabu, 10 Juni 2026 | 15:15 WIB
Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026, sehingga pengendara semakin perlu memperhatikan efisiensi BBM.
  • Konsumsi bensin tidak hanya dipengaruhi harga, tetapi juga kebiasaan berkendara dan perawatan motor sehari-hari.
  • Sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata dapat membuat motor lebih boros bahan bakar dan meningkatkan pengeluaran.

Banyak pengendara memiliki kebiasaan mempercepat laju motor lalu langsung mengerem ketika mendekati kendaraan lain atau lampu merah.

Pola berkendara seperti ini membuat energi yang sudah dihasilkan mesin terbuang sia-sia dan memaksa motor kembali menggunakan lebih banyak bahan bakar saat berakselerasi.

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

4. Membiarkan Tekanan Ban Kurang

Ban yang kekurangan angin menciptakan hambatan gulir lebih besar saat motor melaju. Kondisi tersebut membuat mesin bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan sehingga konsumsi bensin meningkat tanpa disadari.

5. Menunda Servis dan Perawatan Rutin

Filter udara yang kotor, busi yang mulai melemah, atau oli yang terlambat diganti dapat membuat proses pembakaran tidak berjalan optimal.

Ketika kondisi mesin tidak prima, motor membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan performa yang sama sehingga konsumsi BBM menjadi lebih boros.

Di tengah harga Pertamax yang terus meningkat, menghindari lima kebiasaan tersebut bisa menjadi langkah sederhana untuk menekan pengeluaran harian.

Selain membuat konsumsi BBM lebih irit, perawatan yang baik dan gaya berkendara yang benar juga membantu menjaga performa serta usia pakai motor tetap optimal.

Baca Juga: Harga Pertamax Makin Mahal, Benarkah Mengisi BBM di Pagi Hari Lebih Untung?

Load More