- Desain bodi kini lebih singset, agresif, dan memiliki pilihan warna baru yang atraktif.
- Torsi mesin eSP+ 160cc meningkat menjadi 14 Nm berkat racikan ulang mapping ECU.
- Terdapat USB Type-C, namun desain speedometer lama dan rem tromol tipe CBS tetap dipertahankan.
Suara.com - Peluncuran New Honda Vario Evo 160 oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sukses menyita perhatian.
Kehadiran embel-embel "Evo" tentu memunculkan ekspektasi akan sebuah evolusi besar. Sekilas, perubahannya memang didominasi kosmetik dan kelir bodi yang kini tampil jauh lebih berani dan mewakili karakter anak muda.
President Director AHM, Yuichi Shimizu, menyebutkan bahwa desain motor ini memadukan kesan agresif dengan kenyamanan.
“Penyegaran pada New Honda Vario Evo 160 menjadi langkah kami dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan para pecinta skutik Honda yang terus berkembang dinamis saat ini. Perubahan ini tetap mempertahankan gaya desain sporti dan dipadukan dengan desain aerodinamis yang diminati konsumen skutik di kalangan anak muda,” ujar Shimizu.
Namun, di balik tampangnya yang makin sporty, ada beberapa detail teknis yang diam-diam dioptimalkan, serta beberapa hal yang mungkin akan memicu perdebatan di kalangan enthusiast.
Berikut adalah 5 fakta tersembunyi dari sisi otomotif Honda Vario Evo 160:
1. Desain 'Singset' dan Evolusi Warna yang Radikal
Meninggalkan kesan skutik big bike yang bongsor, Vario Evo 160 ditarik kembali ke akar DNA-nya yang tajam dan lincah dengan elemen lengkungan aliran udara yang aerodinamis.
Evolusi paling mencolok ada pada permainan warna. Tipe CBS tampil berani dengan Glossy Blue Lime dan Glossy White Red.
Baca Juga: New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
Tipe CBS Nitro menghadirkan kombinasi Nitro Matte Black Red (lengkap dengan pelek merah) dan Nitro Glossy Grey Lime.
Sementara varian tertinggi (ABS) mempertahankan nuansa premium dengan emblem 3D pada warna Ultimate Matte Black, White, Red, serta warna baru Ultimate Matte Purple.
2. Mapping ECU Baru: Torsi Naik Diam-Diam
Mesin yang digunakan adalah 160cc 4 katup eSP+ berpendingin cairan. Meski basisnya sama, rahasia performanya ada pada racikan ulang yang mengurangi gesekan internal.
Tenaga maksimalnya berada di 11,3 kW pada 8.500 rpm, namun yang menarik adalah peningkatan torsi puncaknya menjadi 14,0 Nm pada 6.500 rpm.
Racikan ini membuat tarikan di putaran tengah terasa lebih responsif untuk mobilitas perkotaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?