Otomotif / Mobil
Selasa, 07 Juli 2026 | 19:02 WIB
Ilustrasi uji tabrak mobil yang dilakukan NCAP. (Foto: Ist)
Baca 10 detik
  • Euro NCAP mengungkap bahwa mobil berbintang lima tetap berisiko fatal saat mengalami kecelakaan tabrak kolong truk atau underrun crash.
  • Insiden tersebut menyebabkan sekitar 400 kematian tiap tahun karena bagian depan mobil menyelip melewati zona penyerap energi benturan.
  • Euro NCAP mendesak standarisasi global TOUGHGUARD untuk memperkuat pelindung belakang truk demi mengoptimalkan struktur keamanan mobil penumpang saat tabrakan.

Suara.com - Rating keselamatan bintang lima pada mobil sering dianggap sebagai jaminan perlindungan total bagi pengemudi dan penumpang. Namun fakta mengejutkan dari Euro NCAP mengungkap bahwa rating tinggi tersebut belum tentu mampu melindungi nyawa secara maksimal dalam skenario kecelakaan tertentu.

Salah satu risiko paling mematikan yang disorot adalah underrun crash atau kondisi saat mobil menghantam bagian belakang truk hingga moncong kendaraan menyelip ke bawah kolong.

Data menunjukkan sekitar 400 orang kehilangan nyawa setiap tahun akibat insiden serupa. Temuan ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan di kota-kota besar Indonesia yang sering berbagi jalur dengan kendaraan logistik berat.

Euro NCAP melakukan serangkaian uji tabrak menggunakan mobil listrik yang telah mengantongi sertifikat keamanan tertinggi. Hasilnya sangat mengkhawatirkan karena bagian belakang trailer sering kali melewati area pelindung depan atau crumple zone.

Padahal bagian tersebut merupakan komponen krusial yang dirancang untuk menyerap energi benturan. Ketika struktur keselamatan utama dilewati maka benturan keras langsung mengenai area kabin penumpang.

Kondisi ini meningkatkan risiko cedera fatal pada bagian kepala dan leher secara drastis. Meski teknologi bantuan pengemudi atau ADAS generasi terbaru lebih sigap mendeteksi truk yang berhenti namun sistem pada kendaraan versi lama masih memiliki kelemahan besar dalam mengenali objek diam.

Guna mengatasi ancaman ini Euro NCAP mendesak adanya pembaruan standar pelindung belakang truk secara global. Mereka menyarankan adopsi standar TOUGHGUARD yang terbukti lebih kokoh dalam mencegah mobil menyelip ke kolong trailer. Dengan standar pelindung yang lebih kuat maka struktur keselamatan mobil dapat bekerja optimal untuk melindungi penumpang.

Organisasi keselamatan tersebut juga meminta produsen trailer segera memperkuat desain kendaraan mereka bahkan sebelum regulasi baru diresmikan. Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kecanggihan fitur mobil pribadi tetapi juga bergantung pada standar keamanan kendaraan besar yang melintas di sekitarnya.

Baca Juga: Nggak Perlu Mahal! Ini 5 Mobil dengan Fitur Keselamatan ADAS

Load More