- Calon pembeli wajib melakukan test drive untuk memastikan kenyamanan posisi hingga suspensi.
- Pengujian performa suspensi, sistem pengereman, kepekaan setir, dan kekedapan kabin sangat penting guna menjamin kenyamanan penggunaan kendaraan harian.
- Evaluasi fitur teknologi, ruang baris kedua, serta kapasitas bagasi diperlukan untuk memastikan seluruh fungsi mobil memenuhi kebutuhan pengguna.
Suara.com - Melakukan test drive bukan sekadar formalitas mengitari dealer atau mencoba sensasi menginjak pedal gas.
Ini adalah momen krusial untuk memastikan mobil yang diincar benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan, bukan sekadar terlihat bagus di luar.
Agar tidak menyesal setelah mobil masuk garasi, berikut adalah beberapa hal penting yang wajib diperhatikan saat melakukan test drive mobil baru.
1. Kenyamanan Kursi
Sebelum mulai menjalankan mobil, coba atur posisi duduk. Perhatikan apakah jok bisa disesuaikan dengan fleksibel seperti maju-mundur, tinggi-rendah, serta penopang punggung.
Selain itu coba duduk minimal beberapa menit, bukan hanya sekilas. Rasakan dukungan punggung, posisi paha, hingga jarak setir dan pedal.
Posisi yang terasa biasa di awal bisa jadi melelahkan setelah 30-60 menit berkendara.
Selain itu, coba raih semua tombol di dashboard dan konsol tengah. Itu untuk memastikan semuanya mudah dijangkau saat berkendara.
2. Visibilitas dari Posisi Kemudi
Baca Juga: Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
Pastikan Anda bisa dengan nyaman melihat dari kursi pengemudi.
Visibilitas atau sudut pandang ke arah depan, samping, dan belakang tidak boleh terhalang oleh pilar mobil.
"Perhatikan sudut pandang kaca depan, blind spot di pilar A dan B, serta visibilitas saat parkir. Mobil yang terlihat bagus di luar belum tentu memberi pandangan yang mudah di dalam," demikian dikutip dari laman Hyundai.
3. Suspensi saat Melewati Jalan Tidak Rata
Jika memungkinkan, lakukan test drive di area permukaan jalan yang sedikit bergelombang atau tidak rata.
Di momen itu perhatikan bagaimana mobil meredam getaran,. Apakah terasa terlalu keras, terlalu lembut, atau justru seimbang. Faktor tersebut sangat penting karena terasa dalam penggunaan harian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Dobrak Tradisi Moge Hitam, Honda Rebel 1100 Tampil Premium dengan Fitur Sekelas Gadget Canggih
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
-
4 Sepeda Listrik Desain Stylish Budget Rp5 Jutaan, Bebas Antar Jemput Anak Sekolah Tanpa BBM!
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
-
9 Mobil Keluarga di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Murah Perawatan
-
Adu Kreatif Honda Modif Contest 2026 Sambangi Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin
-
Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?