Otomotif / Motor
Kamis, 09 Juli 2026 | 06:30 WIB
New Honda Vario Evo 160. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • Honda Vario 160 dan ADV160 di Indonesia memiliki mesin serupa namun dengan perbedaan performa dan spesifikasi teknis.
  • Kedua skutik tersebut menawarkan dimensi, bobot, serta kapasitas tangki bahan bakar yang disesuaikan untuk karakteristik penggunaan berbeda.
  • Harga Honda Vario 160 lebih terjangkau dibandingkan ADV160, dengan selisih mencapai sembilan hingga sebelas juta rupiah di pasar.

Suara.com - Dua jagoan dari Honda, yaitu Vario Evo 160 dan ADV160, seringkali membuat calon pembeli galau. Di satu sisi ada Vario yang lincah untuk perkotaan, dan di sisi lain ada ADV yang tampil gagah layaknya motor petualang.

Padahal, jika kita bedah lebih dalam, keduanya memiliki jantung pacu yang serupa namun dibanderol dengan selisih harga yang cukup lumayan.

Berbicara soal performa, kedua motor ini sama-sama mengandalkan mesin 4-langkah, 4-katup, dengan teknologi eSP+.

Volume langkahnya identik di angka 156,9 cc dengan sistem suplai bahan bakar PGM-FI yang sudah teruji efisiensinya.

Meski mesinnya mirip, ada sedikit penyesuaian pada output tenaganya. Honda ADV160 memiliki daya maksimum 11,8 kW atau setara 16 PS pada 8.500 rpm, sementara Vario Evo 160 berada sedikit di bawahnya dengan 11,3 kW atau 15,4 PS pada putaran mesin yang sama.

Torsi puncaknya pun berbeda tipis, di mana ADV160 unggul dengan 14,7 Nm berbanding 14,0 Nm milik Vario Evo 160.

Perbedaan kecil ini kemungkinan besar disesuaikan dengan karakteristik penggunaan masing-masing motor.

Dari sisi kelistrikan, keduanya berbagi komponen yang hampir sama persis. Keduanya menggunakan sistem pengapian Full Transisterized dengan tipe busi NGK LMAR8L-9.

Untuk urusan aki, baik Vario Evo 160 maupun ADV160 menggunakan tipe baterai MF 12V-5 Ah, yang memastikan sistem elektrikal motor tetap stabil saat digunakan harian.

Baca Juga: Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175

New Honda Vario Evo 160 resmi meluncur dengan harga termurah Rp 28 juta. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Perbedaan mencolok baru akan terasa saat kita melihat dimensi dan bobotnya. Honda Vario Evo 160 dirancang lebih kompak dengan berat kosong mulai dari 116 kg untuk tipe CBS hingga 118 kg untuk tipe ABS.

Dimensinya yang ramping dengan jarak sumbu roda 1.277 mm membuatnya sangat gesit untuk membelah kemacetan kota. Sebaliknya, ADV160 tampil lebih berisi dengan berat mencapai 133 kg hingga 134 kg untuk versi RoadSync.

Perbedaan bobot ini tentu berpengaruh pada rasa berkendara, di mana ADV160 terasa lebih mantap dan stabil saat dipacu di jalanan terbuka.

Satu poin penting bagi mereka yang hobi touring atau perjalanan jauh adalah kapasitas tangki bahan bakar.

Dalam hal ini, ADV160 menang telak dengan kapasitas tangki mencapai 8,1 liter, jauh meninggalkan Vario Evo 160 yang hanya sanggup menampung 5,5 liter bensin.

Dengan tangki yang lebih besar, pengendara ADV160 tidak perlu terlalu sering mampir ke SPBU saat bepergian ke luar kota. Namun, untuk urusan bagasi, keduanya bersaing ketat, di mana Vario Evo 160 menyediakan ruang sebesar 18 liter untuk menyimpan perlengkapan berkendara.

Load More