- Oli mesin asli berperan penting dalam menjaga performa dan melindungi komponen kendaraan dari gesekan serta keausan.
- Maraknya peredaran oli palsu membuat konsumen perlu lebih teliti karena penggunaan produk palsu berisiko merusak mesin dalam jangka panjang.
- Simak ciri-ciri oli asli dan palsu yang wajib diketahui agar tidak salah memilih saat membeli.
Suara.com - Oli mesin memiliki peran penting dalam menjaga performa dan melindungi komponen kendaraan dari gesekan serta keausan.
Karena itu, memastikan oli yang digunakan merupakan produk asli menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Sayangnya, peredaran oli palsu masih ditemukan di pasaran dan kerap sulit dibedakan dari produk original.
Jika tidak teliti saat membeli, penggunaan oli palsu dapat menurunkan performa mesin hingga berisiko menyebabkan kerusakan dalam jangka panjang.
Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan untuk membedakan oli asli dan palsu. Simak ciri-ciri yang wajib diketahui agar Anda dapat memilih oli yang tepat dan menjaga performa mesin kendaraan tetap optimal.
Cara Membedakan Oli Asli dan Oli Palsu
Meranggkum laman resmi MPM Honda Jawa Timur, berikut beberapa cara membedakan oli asli dan palsu agar tidak keliru:
1. Cek nomor atau kode produksi
Periksa nomor produksi yang tertera pada tutup botol dan badan kemasan. Pada oli asli, kedua nomor tersebut umumnya sama karena berasal dari proses produksi yang sama, sedangkan pada oli palsu nomor identifikasinya bisa berbeda atau bahkan tidak ada sama sekali.
2. Perhatikan kondisi botol dan segel
Baca Juga: Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan
Oli asli dikemas dalam botol yang rapi, tidak penyok, serta memiliki segel yang masih utuh. Jika botol terlihat kusam, bekas digunakan, penyok, atau segelnya longgar maupun rusak, Anda patut mencurigai keaslian produk tersebut.
3. Amati kualitas label dan hologram
Label pada oli original dicetak dengan hasil yang tajam, rapi, dan tidak mudah luntur. Beberapa merek juga melengkapi produknya dengan stiker hologram atau fitur keamanan lain yang sulit dipalsukan, sedangkan oli palsu biasanya memiliki kualitas cetak yang lebih rendah.
4. Cek QR Code atau fitur keamanan digital (jika tersedia)
Sejumlah produsen oli kini menyematkan QR Code atau kode verifikasi pada kemasan untuk memudahkan konsumen mengecek keaslian produk. Pastikan kode dapat dipindai dan menampilkan informasi yang valid sesuai petunjuk dari produsen.
5. Perhatikan warna oli
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota
-
Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
-
Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan
-
Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia
-
Ini Ciri Mobil Butuh Servis Rutin Meski Belum Mogok
-
GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China
-
Motor Laki 'Empuk' Nggak Bikin Sakit Punggung, Ini 5 Opsinya