- Toyota kembali mempertahankan posisinya sebagai merek otomotif paling berharga di dunia dalam laporan Interbrand 2026.
- Ferrari mencatatkan lonjakan nilai merek signifikan sebesar 14,7 persen dan menjadi salah satu top riser tahun ini.
- BYD mengalami peningkatan peringkat umum menjadi posisi 89 berkat pertumbuhan masif pada kendaraan elektrifikasi global.
Suara.com - Toyota kembali mengukuhkan posisinya sebagai merek otomotif paling berharga di dunia berdasarkan laporan tahunan Best Global Brands 2026 yang dirilis oleh lembaga konsultan merek global Interbrand.
Dalam daftar peringkat lintas industri tersebut, Toyota berhasil mempertahankan takhta peringkat pertama di kategori otomotif dan berada di urutan ke-9 secara keseluruhan. Posisi ini berada tepat di bawah raksasa teknologi global seperti Apple, Microsoft, Google, dan Amazon.
Dominasi Toyota di puncak kategori otomotif seolah tak tergoyahkan. Sejak Interbrand merilis risetnya, posisi Toyota hanya pernah tergeser sekali pada tahun 2003 silam oleh Mercedes-Benz.
Pada edisi 2026 ini, Mercedes-Benz harus puas menempati posisi kedua di segmen otomotif atau peringkat 20 secara umum, disusul oleh rival senegaranya, BMW, di posisi ketiga atau peringkat 22 umum.
Hyundai mencatatkan prestasi impresif dengan naik ke peringkat keempat otomotif dan urutan 29 umum, mengungguli Honda yang berada di posisi kelima atau peringkat 45 umum. Tesla menempati posisi keenam, tepat di atas pabrikan supercar asal Italia, Ferrari, yang berada di peringkat ketujuh.
Ferrari menjadi salah satu bintang utama dalam riset tahun ini setelah dinobatkan sebagai salah satu top riser. Nilai merek pabrikan berlogo kuda jingkrak ini melonjak signifikan sebesar 14,7 persen menjadi 17,7 miliar Dolar AS. Ferrari menjadi satu dari hanya empat pabrikan otomotif yang berhasil membukukan kenaikan nilai merek tahun ini, berdampingan dengan Hyundai, Kia, dan BYD.
Di belakang Ferrari, Volkswagen Group menempatkan tiga wakilnya secara berurutan, yaitu Audi di posisi kedelapan, Porsche di posisi kesembilan, dan Volkswagen di posisi kesepuluh.
Secara keseluruhan, hanya ada 13 merek otomotif yang berhasil menembus daftar top 100 global tahun ini, dengan posisi tiga terbawah diisi oleh Kia, BYD, dan Nissan.
Lompatan performa Hyundai, Kia, dan BYD memperlihatkan pergeseran peta kekuatan industri otomotif global yang makin kompetitif. BYD berhasil naik dari peringkat 97 secara umum pada tahun lalu menjadi peringkat 89, didorong oleh pertumbuhan masif kendaraan elektrifikasi di berbagai pasar internasional.