SuaraPekanbaru.id- Tim gabungan dari Polda Riau mengamankan sebanyak 300 karung sepatu bekas impor pada tanggal 18 Januari 2023 lalu.
Ada kabar kalau barang bekas impor itu akan diperjualbelikan lagi, oleh tersangka berinisial M alias Atoy. Petugas awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya =aktifitas dagangan barang-barang yang dilarang.
Barang tersebut berupa sepatu bekas yang berasal dari luar negeri. Terkait dengan aktifitas [erdagangan itu, dilakukan di rumah Atoy.
Letaknya berada di Jalan Sederhana, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Tembilahan, Provinsi Riau.
Polisi mengatakan kalau motif tersangka melakukan barang dagangan ilegal itu untuk dikirm ke Kota Tembilahan.
"Adapun modus operandi dan motif tersangka memperdagangkan barang berupa sepatu bekas dari luar negeri yang diimpor melalui Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, llau dikirim ke Kota Tembilahan, Provinsi Riau," ungkap Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Teguh Widodo, melalui Kasubdit I AKBP Edi Rahmat Mulyana, dikutip dari Riauonline.co.id jaringan Suara.com, Rabu (22/3/2023).
AKBP Edi mengatakan jika sepatu bekas impor ilegal itu, dijula lagi kepada masyarakat. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.
Bukan hanya ratusan karung sepatu bekas impor saja, Polda Riau juga menyita berupa barang bukti yakni satu unit handphone, dan lima struk bukti setoran. Atoy sudah melakukan itu selama beberapa tahun.
"Tersangka memperdagangkan barang-barang tersebut, lebih kurang sudah selama lima tahun," beber Edi.
"Ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun dan atau denda Rp5 miliar," kata dia. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Camkan dan Ingat Pesan Ustadz Abdul Somad! Bukan Pezina dan Pemabuk Tapi Orang Ini yang Tak Bisa Masuk Dalam Surga
-
Catat Janji Pemko Pekanbaru! Bakal Beri Upah Buat Semua Juru Dakwah, Titip Bantu Hal Ini ke Masyarakat
-
Pemerintah Bakal Larang Dagang Baju Impor di Kota Pekanbaru, Bersiap Harus Beralih Jual Baju Produk Lokal
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana