SuaraPekanbaru.id- Gaya hidup hedonisme yang ditunjukan oleh istri dan anak Sekda Riau SF Hariyanto kini sedang dalam bidikan masyarakat.
Pasalnya, istri dan anak SF Hariyanto itu kerap memamerkan barang mewah hingga liburan ke luar negeri di media sosial. Koleksi barang mewah milik anaknya pun kerap dibagikan di akun Instgaram OOTD miliknya.
Terkait dengan hal itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau menilai soal ucapan SF Hariyanto. Apa yang dikatakan oleh Sekda Riau sangat berbanding terbalik dengan yang pernah diucapkannya.
SF Haryanto sebagai pimpinan ASN di Provinsi Riau pernaha menyampaikan, jangan sampai menghabiskan hidup dalam kesenangan semata saja.
"Mari kita ingat bahwa kehidupan tidak boleh dihabiskan dalam kesenangan semata, begitu juga dengan perilaku anak - anak. Semoga tidak ada perilaku semacam itu di Pemerintah Provinsi Riau,” begitu yang pernah diucapkan oleh SF Hariyanto.
Apa yang dikatakan oleh Sekda Riau itu pun mendapatkan sorotan dari Ketua Umum KAMMI Wilayah Riau, Wahyu Andrie Septyo.
"Imbuan berbanding terbalik dengan kebiasaan isterinya yang berlibur ke beberapa negara seperti Prancis, Swiss, Belanda, Italia, hingga Turki. Ditambah gaya flexing tas mewah dan sepatu mahal, yang ditaksir harganya menyentuh angka ratusan juta rupiah,” kata Wahyu Andrie Septyo.
“Pesta ulang tahun anaknya yang digelar tak kalah mewah di hotel bintang lima The Ritz Carlton," lanjutnya.
Terkait dengan beberapa foto yang tersebar di media sosial, Sekda Riau langsung memberikan bantahan terutama terhadap tas mewah yang ditenteng istrinya itu.
Menurut SF Hariyanto barang-barang yang dipamerkan adalah tas KW yang dibeli di Mangga Dua, Jakarta. Namun banyak yang tidak percaya dengan ucapannya.
Apa yang diperlihatkan dengan yang tersebar di media sosial dinilai memiliki corak berbeda.
"Tentu menjadi tanda tanya besar bagi publik, dari mana sumber dana yang didapatkan Sekdaprov Riau untuk membelanjakan isterinya sepatu dan tas mewah, liburan keluar negeri dan pesta ulang tahun mewah tersebut," kata Wahyu keheranan.
Kata Wahyu, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Sekda Riau terjadi penambahan yang cukup serius.
Di LHKPN tanggal 24 April 2015, SF Hariyanto melaporkan hartanya berjumlah Rp 2,39 milliar. Lalu ada kenaikan cukup siginifikan di tanggal 27 Maret 2019 dengan nilai sebesar Rp9,32 milliar. LHKPN pada tanggal 31 Desember 2021 tercatat punya kekayaan Rp9,7 milliar.
"Catatan LHKPN sejak 2015 hingga terakhir 2021, selalu mengalami kenaikan. Jika dihabiskan untuk liburan, belanja, dan pesta ulang tahun mewah seharusnya berkurang cukup signifikan," kata Wahyu.
Tag
Berita Terkait
-
WOW! Anak Sekda Riau SF Hariyanto Pamer Barang Mahal Sandal Rp12 Juta, Artis Bukan Tapi Punya Akun OOTD
-
Geram Jalan Pekanbaru Banyak Rusak Anak Sekda Riau SF Hariyanto Pamer Kekayaan, Pakai Sandal Bisa Cicil KPR
-
Baru 1,5 Tahun SF Hariyanto Jabat Sekda Riau Dibuat Pusing Istri, Ada Pesan dari Kepala Kejati Riau
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polemik Seleksi Paskibraka: Gubernur Sulsel Pertemukan Peserta Dengan Panitia
-
Iduladha Bukan Cuma Soal Sate: Mengapa Kita Butuh Rem di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia?
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
-
Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!