SuaraPekanbaru.id- Rapat lanjutan terkait pembahasan tindak lanjut pemindahan pengungsi Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru kembali dilanjutkan.
Otoritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membahas tentang hal itu bersama Forkopimda.
Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengungkapkan, ada berbagai persiapan yang sedang dilakukan, seiring munculnya surat dari Menkopolhukam RI tentang pemindahan pengungsi Rohingya dari Aceh ke Kota Pekanbaru.
Total yang disebutkan ada sekitar 152 pengungsi Rohingya, yang akan dipindahkan ke Pekanbaru.
Indra berharap pemindahan terhadap para pengungsi tidak menyebabkan masalah sosial.
"Saat ini persiapan tetap dilakukan dengan menyiapkan akomodasi, bagi para pengungsi selama berada di Pekanbaru. Kita berharap, pemindahan pengungsi nantinya tidak menimbulkan permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat," terang Indra Pomi Nasution.
Pemko Pekanbaru sudah menyiapkan delapan tempat penampungan atau community house sementara, bagi para pengungsi dari Rohingya. Ada delapan tempat penampungan, seperti di Wisma Indah Sari untuk mereka yang sudah berkeluarga.
"Di Wisma Indah Sari ini ada enam kamar," ungkapnya.
Ada juga di Hotel Satria bagi para pengungsi yang datang bersama keluarga, dengan jumlah kamar yang disiapkan sebanyak 15 kamar.
Baca Juga: Bersiaplah! Pemko Pekanbaru akan Melibatkan Para Ketua RT-RW dan LPM Kelola Sampah Perumahan
Kemudian Wisma D’Cops, khusus bagi para pengungsi yang masih single dengan tersedia dua kamar. Wisma Siak Resort sebanyak 18 kamar untuk para pengungsi yang berkeluarga.
Wisma Fanel ada 20 kamar, Rumah Kost Tasqya ada sembilan kamar, Wisma Orchid sebanyak lima kamar, dan kosan Devada khusus bagi buat para pengungsi berkeluarga dengan kamar yang tersedia sebanyak 34 kamar.
"Jadi total kamar yang dipersiapkan sementara di delapan community house berjumlah 109 kamar," ungkpa Indra.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga berkoordinasi dengan pihak dari International Organization for Migration (IOM) terkait dengan penempatan bagi mereka. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh