SuaraPekanbaru.id - Keberadaan juru parkir di Kota Pekanbaru dinilai cukup meresahkan.
Mereka dinilai menjadi penyakit masyarakat yang berkedok pada pelayanan jasa parkir dengan mentarif kendaraan tanpa aturan.
Aksi juru parkir bahkan seperti "hantu" yang datang tiba-tiba ada dan baru pergi setelah diberi "sesajen".
Lantaran meresahkan, sejumlah warga lantas memviralkan aksi juru parkir di kawasan Sudirman.
Keberadaan juru parkir liar itu sejatinya sudah cukup lama dan mencolok mata melakukan tidakan yang meresahkan.
Namun, kini para juru parkir akhirnya "disikat" setelah netizen memviralkannya.
Apakah harus viral dulu baru pemerinta bertindak?
Belum lama ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, menindak sejumlah juru parki liar.
Melalui UPT Perparkiran, berhasil menangkap tiga juru parkir liar yang tersebar di beberapa titik Jalan Jendral Sudirman, Minggu (26/3) malam.
Baca Juga: Hasil Skotlandia vs Spanyol di Kualifikasi EURO 2024: McTominay Dua Gol, Tartan Army Menang 2-0
Dari penangkapan yang dilakukan dengan cara melakukan penyamaran dahulu, hanya dua orang yang diamankan.
Sementara ada satu orang lainnya berhasil kabur dari seragapan. Tiga targetr juru parkir ini adalah yang vidal di media sosial. Dan tidak viral masih berkeliaran.
Tiga juru parkir liar ini diamankan lantaran viral dulu di media sosial Instagram.
Ketiganya viral lantaran memungut biaya parkir pada pemilik kendaraan yang memarkirkan motor di pedestrian jalan.
"Saat dapat informasi tersebut (juru parkir liar), kami gerak cepat mengamankan jukir liar. Kami menyerahkannya ke pihak kepolisian," kata Kepala UPT Perparkiran Dishub Kota Pekanbaru, Radinal Munandar.
Diakuinya, penangkapan dilakukan setelah aksi ketiga jukir liar ini viral di instagram.
Mereka yang diamankan adalah juru parkir liar yang biasa mangkal di pedestrian jalan sekitaran MPP Pekanbaru.
Untuk melakukan penangkapan, anggotnya melakukan penyamaran agar tidak salah sasaran.
Saat penangkapan ada juru parkir liar yang melakukan perlawanan, dan kabur.
"Dua orang diamankan dan kami serahkan ke Polsek Sukajadi, dan satu orang melarikan diri," terangnya. (*)
Berita Terkait
-
Jadwal Sholat dan Imsakiyah Ramadhan di Kota Pekanbaru, Rabu 29 Maret 2023
-
Ngabuburit di Pekanbaru: Menikmati Keindahan Kota Saat Menunggu Buka Puasa
-
Banyak Jalan Berlubang di Kota Pekanbaru, Warganet Bandingkan dengan Anggaran Payung Elektrik
-
Jalan Berlubang di Kota Pekanbaru Makan Korban, Warganet: Pemerintah Mana Peduli!
-
Marak Aksi Pemalakan di Jembatan Siak 4, Pekanbaru Banyak Bang Jago?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Marah! Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Usir Pengembang saat Rapat Penolakan Musala di Bekasi