Suara Pekanbaru.id - Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat agar mewaspadai adanya takjil atau sajian buka puasa yang mengandung bahan berbahaya.
Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, pada pekan kemarin tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru mendapati makanan mengandung bahan berbahaya di Pasar Ramadan.
Menurutnya, ditemukan kerupuk tempe mengandung Boraks dan cendol delima mengandung Rhodamin B.
Temuan itu sesuai hasil uji sampel terhadap puluhan makanan yang dijual di Pasar Ramadan.
"Kita imbau masyarakat untuk waspadai adanya makanan atau minuman buka puasa yang mengandung bahan berbahaya," kata Zulhelmi, dikutip dari laman pekanbaru.go.id, Kamis (30/3/2023).
Zulhelmi menyampaikan, sejak awal sudah mengingatkan para pedagang untuk menjual makanan ataupun minuman yang layak konsumsi di Pasar Ramadan.
"Mereka harus memastikan takjil yang dijual higienis sehingga layak konsumsi," ujarnya.
Menurut Zulhelmi, berulang kali mengatakan jangan sampai pembeli malah sakit usai membeli takjil.
Zulhelmi tidak ingin temuan bahan berbahaya dalam makanan maupun minuman di Pasar Ramadan terulang lagi.
"Jangan sampai sakit perut orang membeli di sana, ini bulan puasa kan. Kita tentu tidak ingin hal ini terjadi lagi," jelas Zulhelmi.
Zulhelmi menyampaikan, tim dari dinas bakal bekerjasama dengan Balai BPOM Pekanbaru untuk melakukan pengawasan terhadap produsen.(*)
Berita Terkait
-
Belum Ada Kasus Flu Burung di Kota Pekanbaru, Ini Gejalanya Kata Distankan
-
Dari 615, Mei 2023 Pemko Pekanbaru akan Umumkan 400 Mahasiswa yang Berhak Terima Beasiswa
-
Lokasi Cocok Bukber Bulan Puasa, Coba Jajal Mie Pangsit Ayam Gumik di Kota Pekanbaru, Rasakan Sensasinya
-
Pacaran di Bulan Ramadan Apakah Puasa Kita Sah? Ustadz Abdul Somad Menjawab dengan Kalimat Bijak Ini
-
Pemko Pekanbaru Berdoa Pemindahan Pengungsi Rohingya dari Aceh Tak Ada Percikan Masalah Sosial
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet