/
Selasa, 04 April 2023 | 13:35 WIB
Ustadz kondang asal Kota Pekanbaru, Abdul Somad mebeberkan ciri seseorang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar. (Foto: Tangkapan Layar Youtube)

SUARA PEKANBARU- Tahukah ketika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar? Dan apa cirinya?

Seperti diketahui kalau malam Lailatul Qadar adalah sebuah malam yang sangat istimewa.

Melansir dari sebuah video di akun youtube AaGym Official, Selasa (4/4/2023), begini penjelasan malam Lailatul Qadar kata Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym

Perlu diketahui kalau malam Lailatul Qadar yakni sebuah malam yang sangat mulia dan lebih baik dari seribu bulan. Maka dari itulah datanganya malam Lailatul Qadar, disembunyikan Allah.

Alasannya Allah menyembunyikan kapan malam Lailatu Qadar itu datang, supaya semua hambanya yang sedang mengerjakan ibadah puasa di bulan Ramadan, bisa selalu berharap untuk mendapatkan malam tersebut.

Malam Lailatul Qadar, akan diberikan kepada umat yang merindukan kehadiran malam yang penuh dengan kemuliaan tersebut. Intinya Allah ingin hambanya, ketika di malam Lailatul Qadar adalah bisa menghidupkan dan meningkatkan ibadah seseorang.

Menurut Ustadz Abdul Somad, ada cic dari seseorang yang mendapatkan malam kemuliaan tersebut. Tidak tampak dalam fisiknya, namun dari spiritualnya.  

“Bagi orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, maka akan terlihat dalam perubahan dirinya setelah Ramadan,” begitu kata Ustadz Abdul Somad.

Menurut pria asal Kota Pekanbaru yang akrab disapa UAS ini, terkait dengan perubahan yang dimaksud adalah perubahan perilaku dari seseorang.

Baca Juga: Rumus 6-3 Dokter Zaidul Akbar Racun dan Sampah dalam Tubuh Hancur Lebur, Puasa Ramadan Banyak Bonusnya

Lalu Ustadz Abdul Somad juga memberikan sebuah contoh perubahan apayang dimaksud tersebut. Ketika seseorang yang semasa hidupnya dulu memiliki sifat pelit dalam bersedekah, yapi ketika mendapatkan malam Lailatul Qadar, dia senantiasa meningkatkan jumlah sedekahnya.

Contoh lainnya akan selalu ingat kepada Allah dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi larangannyaNya.

Ada rasa yang rindu dalam hati untuk selalu melaksanakan sholat berjamaah di masjid.

Bahkan Rasulullah SAW saat sudah memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, beliau mengingatakan kepada keluarga dan para sahabatnya, untuk lebih bersemnagat dalam beribadah. (*)

Load More