SUARA PEKANBARU - Bambang (32), berinisiatif memperbaiki sejumlah ruas jalan di Pekanbaru yang mengalami kerusakan, di antaranya Jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.
Aksi Bambang itu sampai viral di sosial media. Belakangan pun ia mendapat teror dari orang tidak dikenal.
Dugaan teror tersebut dialaminya, setelah Bambang terjun untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak di wilayah Pekanbaru tersebut.
"Mungkin ada yang tidak senang dengan yang saya lakukan untuk memperbaiki jalan, sehingga ruko saya dilempari," kata Bambang, dikutip pekanbaru.suara.com dari ANTARA, Rabu (5/4/2023).
Ruko milik Bambang tersebut dilempar palu, sehingga mengakibatkan kaca pembatas ruko miliknya pecah.
"Tapi, memang tidak ada barang-barang yang hilang. Mobil saya yang (di) parkir di depan juga tidak kenapa-kenapa," tambahnya.
Meski mendapat teror, Bambang tampak tenang menjalani hari-harinya karena ia tidak terjun ke dunia politik serta kepentingan apapun.
"Alhamdulillah, pesan saya sudah sampai berarti. Saya tidak ambil pusing. Saya juga tidak masuk dalam dunia politik. Intinya niat saya baik untuk memperbaiki jalan," kata Bambang.
Dikatakan Bambang, aksi kemanusiaan itu dilakukan karena sering pengendara motor jatuh akibat jalan rusak, dan berlubang di lokasi tersebut.
Baca Juga: 40 Ide Nama Kontak Pacar Aesthetic Bahasa Inggris, Romantis Bikin Hati Meleyot
"Saya melihat ada pengendara motor yang jatuh di Jalan Datuk Setia Maharaja. Kecelakaan mengakibatkan para pengendara motor mengalami luka," katanya.
Dari kasus tersebut, akhirnya Bambang inisiatif untuk terjun memperbaiki jalan dengan merogoh kocek dari kantongnya sendiri.
"Alhamdulillah, saya tidak memberatkan siapapun. Allah memberikan sedikit rezeki, jadi saya pergunakan itu untuk memperbaiki jalan, itu saja," ucap Bambang.
Bambang bahkan memperbaiki jalanan rusak tersebut dengan menyewa truk molen yang berisi semen cor.
Hal tersebut, dilakukannya sendiri dengan dibantu oleh orang-orang terdekatnya.
"Karena kita lihat pemerintah terlalu lambat untuk menangani hal-hal seperti ini. Padahal, jalan merupakan sarana penting untuk kelancaran ekonomi dan mobilitas masyarakat," kata dia.
"Ditambah lagi Riau kayak sumber daya alam, seperti minyak bumi, batu bara hingga sawit," tambahnya. (*/ANTARA)
Berita Terkait
-
Sejak Kapan Allah Angkat Orang Jadi Pengawas Aib? Kata Ustadz Abdul Somad Meski Rajin Ibadah Tetap Dilahap Neraka
-
Catat dan Ingat Kata Ustadz Abdul Somad Aturan saat Membaca Al Quran Melalui Media Digital HP
-
Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Gaji Istri Lebih Besar dari Suami untuk Bayar Zakat Fitrah, Bisa atau Tidak Hukumnya?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Rahasia Hutan Ajaib
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Review Abang Adik: Siap-siap Banjir Air Mata dari Kisah Pilu Dua Saudara