SUARA PEKANBARU – KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengatakan tentang orang-orang yang gagal dalam Ramadhan.
Orang gagal dalam Ramadhan, kata Aa Gym, karena ia tidak memiliki target.
Aa Gym mengibaratkan seorang pemanah yang tidak memiliki target. Meskipun memiliki busur dan tiga puluh anak panah, jika tidak punya target, maka anak-anak panah itu mubazir.
Kalau memanah tanpa target, bisa-bisa anak panah itu mencelakakan orang lain, tetangga, bahkan mertua.
“Harusnya kalau punya anak panah, punya busur panah, harus ada target. Kalau memanah tanpa target bisa mencelakakan. Tetangga bahkan mertua sedang olahraga bisa menjerit,” tutur Aa Gym dikutip dari akun YouTube-nya, Rabu 5 April 2023.
Begitu pula dengan Ramadhan. Kita harus mempunyai target. Lalu, target apa yang harus kita miliki?
Sesepuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid itu mengatakan, target Ramadhan itu menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah.
Dengan bertakwa, maka kita akan menggenapi kebahagiaan yang hakiki. Siapa pun di kolong langit ini ingin bahagia alias tidak ingin sengsara dan menderita.
Untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki, kata Aa Gym, kita hanya perlu bertakwa kepada Allah, merapat kepada Allah sebagai sumber kebahagiaan sejati.
Baca Juga: 40 Ide Nama Kontak Pacar Aesthetic Bahasa Inggris, Romantis Bikin Hati Meleyot
Untuk bahagia, kita harus mengenal Allah supaya dapat menjalankan semua yang disukai Allah, menjauhi hal-hal yang tidak disukai Allah.
Dengan mengenal Allah, kita akan menjadi ahli takwa.
“Nah, targetnya kita jadi ahli takwa,” kata Aa Gym.
Untuk menjadi ahli takwa, kita harus belajar untuk memiliki ilmunya. Tanpa ilmu, kita akan sulit menjadi ahli takwa.
“Walaupun punya busur, walaupun punya sasaran, yang terpenting adalah ilmu memanahnya, karena walaupun ada target, ada busur, ada anak panah, tidak tahu tata caranya, tetap tidak kenal,” ujar Aa Gym. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat