SUARA PEKANBARU- Ada satu perbuatan yang bisa menutup pintu rezeki. Jangan sampai perbuatan ini dilakukan terus menerus. Ada baiknya untuk segera dihentikan.
Hal itu diungkapkan oleh Ustadz Abdul Somad. Menurutnya rezeki, sudah ditetapkan oleh Allah kepada manusia. Justru kerap kali kalau manusia, yang justru membuat pintu rezekinya tertutup sendiri.
Melansir dari YouTube Ngaji Asyik, Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS mengatakan soal satu kebiasaan yang akan membuat rezeki seret dan bahkan pintu reszek tertutup.
Ustadz kondang asal Kota Pekanbaru ini mengatakan, kalau Allah tidak akan menetapkan rezeki kepada setiap orang. Lantas kata Ustadz Adbul Somad pertanyaan muncul, kenapa rezeki seseorang bisa seret.
“Allah sudah menetapkan rezeki kita, kenapa rezeki itu batal? Kenapa Allah tutup pintu rezeki?” tanya UAS/
Menurut Ustadz Abdul Somad jika Allah tidak mengubah rezeki seseorang. Tapi seseorang itulah yang bisa mengubahnya.
“Allah tidak mengubah rezeki itu, lalu siapa yang mengubahnya? Kita yang mengubahnya,” begitu kata UAS.
Ustadz Abdul Somad lalu menjelaskan tentang perbuata yang bisa menutup pintu rezeki.
“Kita yang mengubah rezeki itu karena perbuatan maksiat. Ketika penduduk suatu negeri itu beriman dan takut kepada Allah, maka Allah akan bukakan berkah dari langit, dari bumi,” kayta Usatdz Abdul Somad.
Namun ketika sebuah penduduk mendustakan ayat Allah dan berbuat maksiat, menelantarkan anak yatim dan perbuatan jelek lainnya, akan membuat pintu rezek itu tertutup.
“Dan manakala mereka dustakan ayat Allah, mereka tidak berkunjung ke masjid, dan mereka telantarkan anak-anak yatim. Dan membiarkan orang susah, maka itulah yang menyebabkan ditutupnya pintu-pintu rezeki,” begitu kaya UAS.
Allah akan memberikan pertolongan, ketika manusia saling memberikan tolong menolong.
“Allah akan menolong hamba Nya, selama hamba itu mau menolong saudaranya,” begitu kata beliau.
Jika manusia saat menelantarkan anak yatim dan fakir miskin, ditegaskan Ustadz Abdul Somad, maka saat itulah pitnu rezek akan ditutup.
Ustadz Abdul Somad juga mengatakan sesuai dengan apa yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Belum beriman seseorang, ketika dirinya belum mencintai saudaranya, seperti cinta kepada dirinya sendiri.
“Ketika kau sanggup membeli mobil mewah, sanggup membeli rumah yang besar sementara anak yatim dan fakir miskin tidak makan, kamu tergolong tidak beriman kata Nabi. Sampai kau sayang kepada saudaramu, sama seperti kau sayang pada dirimu sendiri,” terang ustadz sal Kota Pekanbaru itu. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab