SUARA PEKANBARU - Setelah menyimak ceramah K. H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), ternyata niat pun dibutuhkan saat kita akan bicara.
Jadi, kata Aa Gym, kita harus bertanya tentang niat kepada diri sendiri, untuk apa kita bicara?
"Apa niat kita bicara? Ingin Pamer? Ingin Terlihat Pintar?" kata Aa Gym dikutip dari akun Instagram-nya, Kamis 6 April 2023.
Jika niat kita bicara hanya untuk pamer atau agar terlihat pintar, lebih baik diam, tak perlu bicara.
"kita harus selalu mengevaluasi niat dalam berbicara. Jika niatnya hanya untuk pamer atau terlihat pintar, lebih baik diam," ujarnya dengan tegas.
Namun, jika niatnya adalah untuk keridhoan Alloh, maka kita boleh bicara. Hal ini mengajarkan kita untuk tidak egois dalam berbicara, tetapi untuk mengutamakan niat yang baik dan mengedepankan kebaikan orang lain.
"Dalam berkomunikasi, perlu diingat bahwa niat yang tulus dan ikhlas akan memberikan dampak yang lebih baik daripada sekadar mencari pengakuan atau pujian dari orang lain," tuturnya.
Agar tidak salah bicara, Aa Gym menegaskan tentang pentingnya niat sebelum bicara.
"Yang paling aman kalau mau bicara tiga syaratnya. Satu, apa niat saya bicara? Ingin pamer? Ingin kelihatan pinter? Ingin diakui orang? Ingin dikagumi orang? Kalau itu niatnya, diam!" kata Aa Gym.
Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia U-22 Keluyuran Tak Jelas Selama TC? Konsekuensinya Tak Main-main
Aa Gym mengatakan, dikagumi orang itu bukan hal penting. Yang penting adalah mendapatkan ridho Allah.
"Nggak penting dikagumi orang. Kalau niatnya ya Alloh, wahai Yang Maha Mendengar, semoga Engkau ridho dengan kata-kata ini, bicaralah. (Jadi), niat dulu," ucap Aa Gym. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?