SUARA PEKANBARU – Pada bulan puasa Ramadhan ini dr. Zaidul Akbar menggelitik warganet yang mengikuti akunnya di Instagram.
dr. Zaidul Akbar melontarkan kata-kata yang menohok umat Islam yang menjalankan puasa Ramadhan.
Betapa tidak, dalam bahasa Inggris, dr. Zaidul mengatakan, Ramadhan adalah bulan puasa, bukan bulan pesta-pora.
“Ramadhan is month fasting not month of feasting. Setuju?” ujarnya
Dengan tegas sekali lagi Pegiat Jurus Sehat Rasulullah itu mengatakan, Ramadhan adalah bulan puasa, bukan bulan pesta makanan.
“Cobalah sederhanakan menu makanan selama ramadhan ini,” ucapnya.
Semakin sederhana yang dimakan, kata dr. Zaidul Akbar, semakin baik kita mendidik jiwa kita untuk tak berlebihan pada bulan puasa ini.
Katanya, ada kalanya jiwa perlu dihajar agar memahami makna sederhana, makna menahan, agar jiwa tunduk dan taat pada syariat.
Ramadhan adalah bulan membersihkan jiwa yang kotor oleh banyaknya kerak penyakit yang selama ini menempel tanpa sempat dibersihkan.
Baca Juga: Intip Sumber Kekayaan Soimah, Ngaku Kesal Diperlakukan Bak Koruptor oleh Petugas Pajak
“Ramadhan adalah bulan kesederhanaan dalam makanan, tapi juga bulan berpayah payah dan memaksakan raga untuk letih di jalan Allah. Kapan lagi raga ini dipaksa berlelah-lelah untuk-Nya?” tutur dr. Zaidul Akbar. (*)
Berita Terkait
-
11 Bulan Makan Sembarangan, dr. Zaidul Akbar: Kalau Bukan Ramadhan, Bulan Apa Lagi Kita akan Membersihkan Tubuh?
-
Selama Puasa, Kulit Harus Tetap Terhidrasi, Ini 5 Produk yang Dianjurkan Dokter
-
Manfaat Donasi Makanan di Bulan Ramadhan, Kurangi Foodwaste Hingga Bantu Orang yang Membutuhkan Untuk Sahur dan Berbuka
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Di Balik Ramainya Takjil Ramadan, Ancaman Sampah Sekali Pakai Meningkat
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
Antisipasi Risiko Fraud, Asosiasi Investigator Internal Resmi Dibentuk
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri