/
Rabu, 12 April 2023 | 06:05 WIB
Ilustrasi berdoa dan malam Lailatul Qadar. Kapan turunnya malam Lailatul Qadar? Berikut adalah beberapa perbedaan pendapat para ulama tentang turunnya malam Lailatul Qadar. (Freepik)

SUARA PEKANBARU - Perbedaan pendapat tentang waktu malam Lailatul Qadar, begini kata Imam Syafi'i.

Memasuki 10 hari terakhir di Bulan Ramadan, Umat Islam fokus pada perburuan malam Lailatul Qadar.

Pengetahuan umum, turunnya malam Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Bulan Ramadan.

Namun, apakah semua ulama dan ahli berpendapat sama tentang kapan perkiraan turunnya malam Lailatul Qadar?

Rupanya beberapa ahli dan ulama banyak berbeda pandangan dan pendapat tentang waktu malam Lailatul Qadar. 

Dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar al-Asqalani menghimpun sekitar 45 pendapat tentang kapan turunnya malam Lailatul Qadar.

Berikut adalah beberapa literasi tentang turunnya malam Lailatul Qadar:

- Ibnu Hajar

Ulama besar Ibnu Hajar mengemukakan pendapatnya jika malam istimewa yang dinanti saat Ramadan adalah pada malam-malam ganjil.

Baca Juga: Momen Mudik Lebaran, Tera Ulang di SPBU dan Toko Emas, Disperindag Kota Pekanbaru: Kami Tak Mau Dicurangi

Pendapat tersebut dinilai paling unggul karena hampir masyarakat Muslim memahami dan mengetahui akan pandangan dari Ibnu Hajar.

- Imam Syafi'i

Kemudian Imam Syafi'i jauh lebih spesifik dari pandangan Ibnu Hajar. Imam Syafi'i menjelaskan jika malam Lailatul Qadar turun pada tanggal 21 dan 23 Ramadhan.

Tanggal tersebut dikatakan Imam Syafi'i yang paling potensial. 

- Syekh Nidzamuddin an-Naisaburi 

Ada pendapat lainnya, yakni dari Syekh Nidzamuddin an-Naisaburi dalam Graraib al-Qur’an wa Raghaib al-Furqan. 

Load More