SUARA PEKANBARU - Hanya karena makanan orang bisa masuk neraka, Ustadz Abdul Somad: semua menuntut balas.
Manusia diwajibkan untuk berpegang teguh pada agama Allah. Dengan dasar itu, maka setiap langkah kehidupan yang dijalani harus berdasar pada keyakinan dan kebaikan untuk sesama.
Islam mengajarkan agar setiap umatnya berbuat baik pada sesama. Lebih dari itu Islam juga sangat melarang seseorang memakan hak orang lain.
Pandangan itu menjadi dasar, seorang Muslim akan dinilai baik dan mendapat ridho Allah dari apa yang dimakannya.
Begitu banyak makanan halal yang dibolehkan dikonsumsi untuk kebutuhan hidup. Namun, Islam mengatur tentang cara mendapat makanannya.
Dalam satu kajian, Ustadz Abdul Somad atau akrab disapa UAS, memperingatkan bagi mereka yang suka memakan makanan yang didapat dari cara haram.
Di Indonesia hal itu menjadi perhatian serius lantaran selama ini masalah yang paling serius adalah korupsi.
Pejabat di Indonesi hampir sebagian besar tanpa sadar dan atau disadari telah memakan makanan yang bersumber dari harta haram.
Maka kata UAS, di hari akhir nanti akan mendapat balasan setimpal. Bahkan orang yang korupsi atau mengambil hal orang lain dengan cara sala, akan dituntun oleh banyak orang.
Baca Juga: Segera Jauhi, Ini 3 Macam Zina yang Dibenci Allah
"Amalnya (orang prampas hak orang lain) habis karena ramai banyak orang menuntut balas. Diambil pahalanya, masuk ke neraka," kata Ustadz Abdul Somad seperti dikutip pekanbaru.suara.com dari YouTube Fahrezal Ramadhan pada Senin (10/4/2023). (*)
Tag
Berita Terkait
-
LENGKAP! Bacaan Niat Sholat Idul Fitri Berjamaah dan Tata Caranya, Lokasi Salat di Pekanbaru Tahun Ini
-
Keberadaan Tuyul Bikin Ustadz Abdul Somad Angkat Suara: Ada yang Baik
-
Kronologi 2 Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Pekanbaru, Satu Nyawa Melayang di Samping Motor Merah
-
Hati-Hati Futur, Tanpa Sadar Lemah Iman Bisa Mengintai Siapa Saja, Ustadz Adi Hidayat Beri Penjelasan Begini
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan