SUARA PEKANBARU-Ustadz Abdul Somad mengatakan ada tiga tindakan yang dilakukan leh seseorang, sehingga hal itu menjadi alasan Allah mencabut rezekinya.
Maka dari itu kata Ustadz Abdul Somad secara tegas mengatakan harus meninggalkan tiga hal tersebuyag dimaksud.
Rezeki yang diberikan oleh bukan sekedar uang atau harta benda saja, tapi lebih luas lagi menyangkut dengan berbagai banyak hal. Keluarga harmonis adalah sebuah bentuk rezeki dari Allah. Jodoh, kesehatan dan hal lainnya adalah bentuk rezeki dari Allah.
Bukan ditunggu tapi rezeki harus dicari dan dijemput. Dengan menjemput rezeki, perlu ikhtiar seperti kerja dan memperbanyak amalan mengundang rezeki.
Namun tak sedikit juga sudah berusaha segala hal dan berjuang, tapi rezeki masih tetap seret.
Banyak orang yang pergi kerja saat hari masih pagi, hingga tengah malam tapi rezeki diam di tempat. Ternyata Allah sengaja membuat rezeki beberapa orang seret karena ada beberapa alasan.
Dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad, ada tiga jenis orang secara sengaja Allah tutup pintu rezekinya.
“Kenapa rezeki itu batal, kenapa Allah tutup pintu rezeki? Allah tidak mengubah rezeki itu, lalu siapa yang mengubahnya? Kita,” jelasUstadz Abdul Somad, dilansir dari Youtube Ngaji Asik, Sabtu (22/4/2023).
Dijelaskan UAS terkait dengan tiga jenis orang tersebut yakni orang yang menelantarkan anak yatim, orang yang membiarkan masjid, prang yang tidak menolong orang susah, padahal mereka mampu.
Baca Juga: Datang Pakai Gamis Boris Bokir Dibuat Bonyok Habib Jafar, Gak Mungkin Benci
“Kenapa Allah cabut barokah? Karena membiarkan anak yatim, membiarkan masjid, membiarkan orang susah. Maka inilah penyebab pintu-pintu rezeki ditutup oleh Allah SWT,” jelas pria asal Kota Pekanbaru itu.
UAS mengatakan kalau Allah senantiasa memberikan pertolongan selama orang itu menolong orang lain.
“Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba itu mau menolong saudaranya,” terangnya.
SUARA PEKANBARU-Ustadz Abdul Somad mengatakan ada tiga tindakan yang dilakukan leh seseorang, sehingga hal itu menjadi alasan Allah mencabut rezekinya.
Maka dari itu kata Ustadz Abdul Somad secara tegas mengatakan harus meninggalkan tiga hal tersebuyag dimaksud.
Rezeki yang diberikan oleh bukan sekedar uang atau harta benda saja, tapi lebih luas lagi menyangkut dengan berbagai banyak hal. Keluarga harmonis adalah sebuah bentuk rezeki dari Allah. Jodoh, kesehatan dan hal lainnya adalah bentuk rezeki dari Allah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Apa Tugas Raffi Ahmad? Ikut Tinjau Evakuasi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Hitung Mundur Mimpi Buruk dalam Something Very Bad is Going to Happen
-
Dari Gelanggang Silat ke Beasiswa Juara, Spirit Mimpi Guru Matematika!
-
Mauricio Souza Bangga 4 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Soroti Eksel Runtukahu
-
Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
-
RS Polri Masih Identifikasi 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Bukan Liburan, Nassar Ungkap Jalur Healing: Bikin Orang Tertawa
-
Cole Tomas Allen Targetkan Bunuh Semua Pejabat Donald Trump kecuali Sosok Ini
-
Hyundai dan TVS Kolaborasi Kembangkan Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan
-
Wali Kota Yogyakarta Identifikasi Belasan Daycare Layak untuk Relokasi Korban Little Aresha