SUARA PEKANBARU- Ada yang bilang kalau membayar zakat fitrah dengan menggunakan uang adalah bid’ah. Namun kabar tersebut diluruskan oleh Ustadz Abdul Somad.
Menurut Ustadz Abdul Somad, mengeluarkan zakat fitrah menggunakan uang, bukanlah sesuatu yang bid'ah. Kata dia, kalau menggunakan uang bid'ah, maka memakai beras untuk zakat fitrah pun bid'ah, karena hal itu tidak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Setiap umat Islam akan melakukan zakat fitrah di penghujung bulan Ramadan 1444 Hijriyah, usai melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Umat muslim turut diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, sebagai salah satu penyempurna ibadah di bulan Ramadan.
Ustadz Abdul Somad mengatakan satu hadits Rasulullah SAW, menjelaskan tentang saling berbagi di Hari Raya Idul Fitri yang menujukkan anjuran zakat fitrah.
"Hadits itu berbunyi 'Cukup kebutuhan mereka hari ini (Idul Fitri)' jangan sampai mereka saudara sesama muslim di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal masih minta-minta," sebut Ustadz Abdul Somad dilansir dari Youtube HistoryMuslim, Rabu (19/4/2023).
Kalau menurut Mazhab Hanafi, dengan mencukupi kebutuhan umat Islam maka tercukupi pula dengan uang. Maka dari itu mengapa boleh menggunakan uang.
Untuk Mazhab Maliki, Mazhab Syafi'i, dan Mazhab Hambali dikatakan kalau bayar zakat fitrah mesti dengan makanan pokok.
"Kalau di suatu kampung makan sagu atau jagung, maka zakat fitrahnya dengan sagu atau jagung," terang ustadz kondang asa Kota Pekanbaru yang akrab disapa UAS.
Ustadz Abdul Somad pun mengatakan, kalau ada yang bilang bayar zakat fitrah pakai uang bid'ah, karena tak dicontohkan Nabi SAW maka berzakat fitrah menggunakan beras pun bid'ah. Karena hal itu tak dicontohkan Nabi Muhammad SAW juga.
Karena membayar zakat fitrah menggunakan makanan pokok adalah berdasarkan ijtihat ulama, dan sama halnya dengan menggunakan uang.
"Mengapa ijtihaj dengan beras dikatakan sunnah sedangkan uang dikatakan bid'ah? Ulama dan pengikut Mazhab satu sama lain, saling menghormati perbedaan pendapat. Maka hendaknya orang-orang saat ini juga demikian, tidak memperkeruh perbedaan," terang UAS.
Zaman dulu kata Ustadz Abdul Somad ada yang namanya barter, dan itu berlaku dalam masyarakat. Jadi kalau ada yang punya gandum maka dibarter dengan lauk atau hal lainnya. Barter juga berlaku antara makanan dengan dinar atau dirham.
Pada zaman sekarang, tidak ada lagi yang namanya barter. Jadi apabila umat Islam fakir miskin yang memiliki banyak beras, tidak bisa dibarter dengan barang lain. Tapi dijual untuk mendapatkan uang.
"Uang hasil jual beras digunakan untuk membeli ayam, ikan, itulah alasan sebagian ulama menyatakan zakat fitrah boleh dengan uang," jelas Ustadz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad memberikan contoh, membayar zakat fitrah dengan memilih kualitas beras paling baik dengan nilai tiga kilogram. Kemudian dimasukkan ke dalam plastik lalu diberikan kepada fakir miskin.
Kalau saja ada orang yang ingin menunaikan zakat fitrah pakai uang, maka bisa mengikuti takaran berdasarkan Mazhab Hanafi, sekitar tiga kilogram lebih makanan pokok yang dikonversikan ke uang. Kalau pakai beras maka ikut dengan takaran Mazhab Syafi'i dengan itungan 2,7 kilogram. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Apakah Sunscreen Bisa Bikin Awet Muda? Ini Kata Dokter dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
-
Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
3 Rekomendasi Mesin Cuci Panasonic yang Terbukti Awet dan Laris, Harga Murah!
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Lomba Sihir Meremajakan Melompat Lebih Tinggi dengan Nuansa Indie Pop
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Kapolres Perintahkan Tembak di Tempat Jika Begal Membahayakan