/
Senin, 24 April 2023 | 06:26 WIB
Ilustrasi Salat. Ustad Adi Hidayat jelaskan tentang aliran yang meyakini sudah dekat dengan Allah sehingga meninggalkan salat. (pexels)

SUARA PEKANBARU - Telak! Ini jawaban Ustadz Adi Hidayat pada Orang yang tidak salat karena merasa diri sudah paling dekat dengan Allah.

Dalam satu kajian, Ustadz Adi Hidayat atau akrab disapa UAH menjelaskan jawaban tentang pertanyaan, bolehkan tidak sholat karena sering berdzikir.

Si penanya mengatakan, bukankah berzikir juga sudah mendekatkan pada Allah. Dia bertanya demikian karena tidak mendapatkan waktu untuk salat.

"Pertanyaan pertama dari hamba Allah. Saya jarang salat kalau bekerja. Tapi saya sering berdzikir. Pertanyaan saya, apakah dzikir saya dapat pahala atau tidak," kata UAH membacakan pertanyaan dari jamaah. 

Berikut penjelasan UAH, hingga menyebut jangan merasa diri sudah dekat dengan Allah hingga meninggalkan salat:

Jadi maksudnya biar dzikir tapi tidak shalat. Baik bagaimana statusnya.  KH Muhammad Hasyim bin Asy'ari pernah menulis 19 kitab. 

Kitab keduanya disebut dengan risalah Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Anda buka di halaman ke-11, paragraf yang ketiga dari 1-3 paling kiri sebelah bawah ini 

Aliran semacam ini itu sudah ada di Jawa tahun 1333 hijriyah, dikenal dengan Abahiyun. 

Datangnya aliran-aliran yang menyimpang di tanah Jawa ini, penyebarannya dan tokoh-tokohnya di antaranya dikenal dengan nama Abahiyun. 

Baca Juga: Bukan Kanker atau Serangan Jantung, Ini Penyakit Paling Berat dan Berbahaya Kata dr Zaidul Akbar

Siapa Abahiyun itu? Yaitu orang-orang yang berdzikir dalam dirinya, kemudian dia menyimpulkan hatinya telah merasa bersih.

Hatinya sudah merasa tenang, dan tidak berlaku lagi bagi dia larangan dan perintah. 

Karena itu, orang ini dia sudah merasa enggak usah salat, karena salat itu bagian dari dzikir. 

Yang penting saya sudah bisa dzikir, dan saya sudah sholat. Sehingga dia mengatakan, kalau orang masih salat, maka itu masih latihan. 

Karena, orang kalau sudah salat dekat dengan Allah. Dia memilih beriman, dia merasa beriman, dia tidak kafir, yang penting dia bekerja, tidak salat tidak mengapa. 

Kata Syekh Hasyim al-Asy'ari aah, hal itu menyimpang dan dikenal sebagai aliran kebatinan. 

Load More