SUARA PEKANBARU - Pantas Indonesia dipenuhi zina, hoaks, korupsi, pembunuhan, LGBT, Ustaz Adi Hidayat bongkar sumber utama yang nyata adanya.
Indonesia dinyatakan sebagai negara dengan masyarakat Muslim terbesar di dunia. Namun demikian, keberkahan sebagai negara Muslim seperti sangat jauh menaungi negara ini.
Dalam satu kajian, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan satu masalah yang nyata adanya tentang bagaimana umat Islam menunaikan sholat (salat-KBBI).
Berikut adalah petikan kajian dari Ustaz Adi Hidayat yang diunggah dalam video Youtube Adi Hidayat Official berjudul Heboh Shalat Bercampur Shaf Lelaki dan Perempuan, Bagaimana Hukumnya?! diunggah pada Jumat (28/4/2024).
Bismillahirohmanirohim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Beberapa hari ini, ada permintaan dari sebagian teman-teman untuk bisa memberikan pandangan tentang satu persoalan yang sedang banyak dibincangkan beberapa hari ini.
Persoalan tersebut adalah terkait dengan pelaksanaan salat berjamaah yang di dalamnya terdapat susunan shaf yang bercampur antara laki-laki dan perempuan dalam satu shaf yang sama.
Adi Hidayat kemudian menjelaskan tentang pandangan Alquran dan juga sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Pada penjelasan tersebut, diuraikan terkait persoalan dimaksud yang tentunya dijelaskan dengan terperinci oleh para ulama-ulama bersanad, sehingga sampai kepada kita tentang ketetapan hukum tersebut.
"Sebelum kita membahas pada inti persoalan, kita akan mencoba memberikan satu pengingat yang kuat terlebih dahulu," kata Adi Hidayat.
Dijelaskan, salat ditetapkan dalam syariat Islam sebagai ibadah yang paling pokok, paling penting, dan paling menentukan bagi setiap muslim.
Salat ditetapkan sebagai ibadah yang paling pokok, karena ia mengikat kepada setiap insan beriman yang telah baligh.
"Yang dengan itu semua, terikat ia (salat) untuk menunaikannya sebagai kewajiban yang mengkoneksikan dirinya sebagai hamba kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala 5 kali dalam sehari setiap pergantian Waktu," jelas Adi Hidayat.
Karena itulah disebut dengan salat secara fiqih kebahasaan, dia bermakna doa. Tapi, secara akar bahasa, salat juga memiliki akar yang serupa, yaitu sesuatu yang tersambung, terkoneksi.
Karena itu ketika seseorang menunaikan salat, maka sejatinya ia sedang mengkoneksikan dirinya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
"Dalam posisi yang menghamba, membuktikan penghambaannya kepada Allah," kata UAH sapaan Ustadz Adi Hidayat.
"Untuk itulah, ketika seseorang telah menyatakan Allah adalah Tuhan saya. Ashadualla ilaha illallah, maka pembuktian kebertuhanannya dibuktikan lewat ibadah salat," jelas UAH.
Demikian isyaratnya di Alquran surah ke-20 Toha di ayat ke-14 itu. "Sungguh Akulah Allah, kata Allah, yang tidak ada Tuhan selain aku. Maka buktikan kebertuhanan mu kepadaKu dengan menyembahku dan caranya dengan menunaikan salat agar terkoneksi denganku," ucap UAH menjelaskan isi Alquran surah ke-20 Thaha ayat ke-14.
Singkatnya shalat menjadi ibadah pokok. Karena berisi pokok iman yang membuktikan keimanan kita, kebertuhanan kita, kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Karena itulah di Alquran surah kedua Al-baqarah ayat 143, salat juga disebut dengan nama iman.
"Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan salat yang kau tunaikan dengan keimananmu itu."
Untuk itulah sekali lagi, salat disebut sebagai bagian dari ibadah pokok untuk membuktikan keimanan kita dalam setiap pergantian waktu di setiap hari itu.
Salat juga menjadi ibadah yang sangat penting bagi setiap muslim, karena hikmah di balik ibadah salat ini, memberikan dampak langsung kepada perilaku mulia yang menjadi identitas sebagai seorang muslim.
Ini yang diisyaratkan dalam Alquran surah ke-29, misalnya di ayat ke-45.
"Baca, pahami, pelajari, amalkan setiap petunjuk yang diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam," jelas UAH.
"Setelah dipahami itu, amalkan. Di antaranya tunaikan salat dengan cara yang benar," jelas UAH.
Salat yang benar yang ditunaikan sesuai petunjuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu, maka ia akan memberikan dampak pada pelakunya.
Salat akan mengubah pribadi Muslim menjadi lebih baik, membebaskan muslim dari dua sumber keburukan.
Pertama fahsya, keburukan yang bersumber dari syahwat, pornografi LGBT, kata-kata jorok kotor, zina, pelaku salat akan tercegah dari perbuatan pasha.
Kedua adalah mungkar, perbuatan yang diingkari oleh hati yang bersumber dari nafsu perut dan akal.
"Korupsi, menipu, hoax, berselisih, bertengkar, merampok, membunuh, dan selainnya.
Itu adalah perbuatan mungkar," kata UAH.
Jadi orang-orang yang salat, bila salatnya benar ditunaikan sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, maka salat itu selain mampu mengkoneksikan diri dengan Allah, juga menjaga dirinya agar terbebas dari dua sumber keburukan utama.
Itulah yang menjadikan salat itu penting bagi setiap muslim. Karena bukan hanya menampilkan puncak keberhambaannya kepada Allah, tapi juga dampaknya bisa merubah perilakunya menjadi lebih baik. (*)
Berita Terkait
-
Cara Melaksanakan Puasa Syawal, Ustadz Adi Hidayat Beberkan Pahala Puasa Setahun Penuh
-
TELAK! Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat Pada Orang yang Tidak Salat karena Merasa Diri Sudah Paling Dekat dengan Allah
-
Sebutkan Nama Tertinggi Ketika akan Memanjatkan Doa Kata Ustadz Adi Hidayat
-
Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Puasa di Hari Kelahiran Sesuai dengan Kebiasaan Nabi Muhammad
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah