SUARA PEKANBARU - Viral kisah kakek tua diusir petugas resto cepat saji, bos yang melihat malah langsung berlutut.
Gelandangan tua ini masuk ke restoran makanan cepat saji. Tujuannya adalah untuk berteduh. Hal tak diduga terjadi. Gelandangan tua itu diusir oleh restoran.
Bosnya yang melihatnya, justru seketika berlutut. Romi adalah pemilik sebuah restoran cepat saji. Sebelumnya dia bekerja di sebuah perusahaan besar.
Karena krisis ekonomi, perusahaan tempat kerjanya melakukan pengurangan karyawan. Dia salah satu karyawan yang kena PHK.
Sementara orang tuanya di rumah jatuh sakit, sehingga Romi banyak berutang. Dia menjadi stress dan mabuk sepanjang hari untuk menghilangkan sejenak tekanan hidupnya.
Belakangan Romi mendirikan warung makan sederhana dan usahanya lumayan lancar. Hanya dalam waktu yang relatif singkat, kurang lebih 2 tahun, Romy membuka restoran cepat saji.
Sekarang dia juga membuka dua cabang lagi. Bisa dikata usahanya menjadi semakin lancar dan maju.
Pada hari itu hujan sangat deras. Banyak orang ke restonya untuk berteduh. Orang-orang yang berteduh itu memesan makanan.
Ada juga yang hanya sekadar pesan minuman. Namun ada seorang pria tua dengan tampilan seorang gelandangan.
Baca Juga: Cara Mengusir Rasa Cemas di Masa Puber untuk Remaja, Lakukan 5 Tips Ini
Pria tua itu tidak memesan apapun. Jelas dia hanya ingin numpang berteduh saja. Pegawai restoran yang melihatnya merasa tidak tahan. Apalagi sekarang sedang ramai-ramainya pengunjung.
Kalau pria tua hanya duduk santai di kursi, jelas akan mempengaruhi pengunjung. Kemudian pegawai itu berteriak keras mengusir orang tua itu agar keluar.
Pengunjung yang sedang makan tidak tahan juga melihat sikap si pegawai. Apalagi sekarang sedang hujan lebat di luar.
Orang tua itu pasti akan basah kuyup dan jatuh sakit terkena hujan. Salah satu tamu mengatakan bahwa ia yang akan membayar makanan untuk orang tua itu.
Lalu, meminta pegawai jangan bersikap seperti itu. Tapi si pegawai tidak mau tahu. Ia bersikeras mengusir orang tua itu.
Seorang tamu lainnya juga tidak suka melihat sikap si pegawai kemudian memanggil bos restoran itu agar menegur pegawainya.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mengusir Rasa Cemas di Masa Puber untuk Remaja, Lakukan 5 Tips Ini
-
VIDEO Debat Panas 'Agama Musuh Pancasila' Staf BPIP vs Irma Chaniago, Woy Diem Dulu Nyerocos aja, Romo Itu Welas Asih Jangan Jadi Romo Politisi
-
Pompong Dilumat Gelombang, Lima Orang Pencari Pucuk Nipah Tenggelam, Tim SAR Ungkap Duka Mendalam
-
Dikenal Rajin Kritik Pemerintah Abdur Arsyad 'Disikat' Polisi, Mamat Alkatiri Sebut Provokatif, Minta Penjarakan Seumur Hidup
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana