SUARA PEKANBARU - 5 negara tak percaya Tuhan, alasannya pilih seks bebas, narkoba, hingga suntik mati.
Pernah mendengar negara tidak bertuhan. Apakah benar-benar ada? Cari tahu informasi lengkapnya dalam ulasan di konten ini.
Setiap manusia berhak memeluk agama pilihannya masing-masing. Menurut the register.com, tercatat sudah ada lebih dari 4.300 agama yang tercipta di dunia.
Data yang mereka kumpulkan, juga menunjukkan bahwa agama dengan pengikut terbesar di dunia, termasuk Kristen, Islam, Hindu, dan Buddha secara berurutan.
Sisanya merupakan perkumpulan atau organisasi besar dengan pengikut setia yang membangun kepercayaan di sekitar pemimpinnya.
Tapi tahukah kamu, dengan banyaknya jumlah agama, ada juga beberapa negara yang memilih untuk tidak mempraktekkan ajaran religi.
Negara-negara tersebut disebut sebagai negara tidak bertuhan. Apa saja kira-kira?
1. Perancis
Bagi kamu yang pernah mengunjungi negara menara Eiffel ini, pasti paham betul dengan pilihan warganya yang tidak menjunjung tinggi agama.
Baca Juga: Dipolisikan Tenri Ajeng Anisa, Apa Kata Virgoun?
Bagi warga Perancis, agama bukanlah hal yang wajib dianut melainkan, sebuah praktek yang mengekang kebebasan mereka.
Padahal, awalnya Negeri artistik Ini diisi oleh penganut Agama Kristen Katolik, namun semakin ke sini kepercayaan liberalisme semakin menjalar.
Hingga Prancis pun disebut sebagai salah satu negara tidak bertuhan. Menurut sensus Perancis, jumlah penduduk yang tidak beragama mencapai jumlah 67 persen, dimana 27 persennya percaya akan kekuatan hidup, dan 40 persennya benar-benar tidak percaya akan Tuhan sama sekali.
2. Belanda
Negara tidak bertuhan berikutnya adalah Belanda. Belanda merupakan salah satu negara liberal terbesar di dunia dengan budaya dan ras yang beragam, sama seperti Indonesia.
Saking bebasnya, negara ini sudah melegalisasi ganja, pernikahan sesama jenis, suntik mati, dan prostitusi.
Atas liberalisme yang dianut Belanda, alhasil semakin ke sini semakin banyak rakyat dunia yang berpindah ke negeri Tulip ini.
Para imigran mengaku, Belanda memiliki kebebasan yang tidak diberikan pemerintah di negara sebelumnya.
Menurut riset 28 persen warga Belanda percaya dengan keberadaan Tuhan, 39 persen lainnya percaya akan semacam kekuatan hidup di luar sana. Dan sisanya, 30 persen percaya bahwa Tuhan itu tidak ada.
3. Slovenia
Slovenia adalah negara mandiri yang terletak di pesisir Eropa Tengah, tepat di sebelah Italia Barat.
Sama seperti Belanda, jumlah penduduk survei yang menolak mengikuti ajaran sebuah agama juga cukup banyak.
Sekitar 25 persen penduduk Slovenia percaya bahwa agama diciptakan untuk membatasi dan mengekang umatnya.
Kepercayaan ini menyebar semenjak tahun 80-an. Dan kini berkembang menjadi sebuah tren yang diikuti banyak pemuda dan pemudi Slovenia.
4. Inggris
Inggris merupakan negara dengan kekayaan sejarah yang memukau. Pada zaman dahulu negeri dengan sistem pemerintahan monarki ini dihuni oleh para penganut Agama Kristen.
Kaum Nasrani yang tinggal di Inggris zaman dahulu sangat banyak. Sehingga Inggris pun dijadikan pusat praktek anglikan.
Sama seperti negeri di Eropa lainnya, Inggris juga tidak lepas dari gerakan liberalisme. Berkat kepercayaan bebas ini, sedikit demi sedikit warga Inggris melepaskan kepercayaannya dan hanya menganut aliran liberal.
Jumlah warga Inggris yang mempercayai adanya Tuhan hanya sebanyak 37 persen saja, dibandingkan 73 persen penduduk yang tidak percaya akan Tuhan.
5. Ceko
Perkembangan agama di Ceko cukup pesat, seperti layaknya negara Eropa lainnya. Sejarah agama di negeri ini dimulai oleh agama kristen.
Agama kristen dibawa oleh para pendatang dari Perancis lewat jalur darat dan kemudian berkembang pesat untuk puluhan tahun kedepan.
Kini Ceko terkenal sebagai salah satu negara tidak bertuhan. Jumlah penduduk Ceko yang tidak memeluk satupun agama sejumlah 64 persen.
Jumlah ini termasuk salah satu yang paling Hey dan kenaikannya cukup pesat dari jumlah 40 persen tahun lalu. (*)
Berita Terkait
-
7 Aksi Maling Bikin Emosi, Dihantam Balok, Pelaku Sangat Nekat Beraksi di Siang Hari dan Berakhir seperti Ini
-
3 Fenomena Mengerikan! Warga Ponorogo Panik hingga Takbir Bersahutan! Tanah Mencair, Sungai Jadi Warna Merah Darah, Pertanda Apa ini?
-
7 Aksi Maling Super Nekat, Pelaku sampai Terpental, Aksi Heroik Pemuda Pertaruhkan Nyawa
-
Irish Bella Tak Pakai Cincin Nikah Bikin Publik Penasaran, Dilepas atau Memang Jarang Pakai?
-
Kabar Artis Irish Bella Hapus Nama dan Gugat Cerai Ammar Zoni Faktanya Terungkap, Kuasa Hukum Bicara
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Kerja Iya, Urus Rumah Jalan Terus: Mengapa Beban Perempuan Masih Timpang?
-
Bikin Surat Kuasa Sebelum ke Mesir, Syekh Ahmad Al Misry Diduga Tahu Kasusnya Bakal Membesar
-
POCO X8 Pro Series untuk MLBB Season 40, HP Gaming Anti Lag dan Auto Savage!
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!