SUARA PEKANBARU - Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun, selain menjadi makanan pokok, nasi juga dapat diolah menjadi cemilan yang enak, salah satunya menjadi kerupuk nasi.
Kerupuk nasi dapat menjadi alternatif olahan cemilan yang dapat anda coba. Pengelolaannya pun tidak terlalu sulit karena Anda dapat memanfaatkan sisa nasi yang ada di rumah.
Anda hanya tinggal menyiapkan beberapa bahan pokok yang nanti akan dicantumkan di bawah.
Dengan mengikuti tahapan membuat kerupuk nasi ini, dijamin anda akan mampu menyulap menyajikan cemilan dari nasi sisa yang sangat enak.
Selain dapat memanfaatkan sisa nasi yang tersisa, membuat kerupuk nasi juga dapat mengirit budget pengeluaran untuk membeli kerupuk di warung.
Karena tidak dapat ditampik, sebagian besar masyarakat Indonesia gemar mengkonsumsi kerupuk sebagai pendamping menu makanan.
Makan tidak akan terasa lengkap jika tidak dengan kerupuk. Maka dari itu, simak pembuatan kerupuk nasi dari sisa nasi bekas yang telah Suara Pekanbaru rangkum untuk anda.
Bahan-bahan kerupuk nasi
- 400 gr nasi sisa
Baca Juga: Logitech Hadirkan Mouse Bluetooth Ramah Lingkungan, Hanya Rp 200 Ribuan
- 500 gr tepung tapioka
- Air secukupnya
- 5 siung bawang putih
- 1 sdt garam halus
- 1/2 sdt ketumbar halus
- 1 sdt kaldu ayam
Langkah-langkah membuat kerupuk nasi
Langkah pertama, siapkan nasi sisa yang sudah direndam selama 1 jam menggunakan air panas.
Kemudian, blender sisa nasi tersebut dengan menggunakan air secukupnya. Masukan kedalam adonan nasi 5 siung bawang putih, garam, ketumbar, dan 1 bubuk Royco kemudian kembali blender.
Setelah nasinya cukup halus, tuangkan adonan nasi yang telah diblender tadi kedalam baskom. Tambahkan tepung tapioka dan kanji sedikit demi sedikit sampai adonan kalis merata.
Setelah adonan kalis merata, kita diamkan dulu adonan agar adonan tidak lembek sekitar 1 jam.
Setelah 1 jam didiamkan, bentuk adonan menjadi 6 lenjer setelah itu kita rebus adonan dengan menambahkan dua minyak ke dalam air adonan agar tidak lengket.
Tunggu sampai mengapung.
Setelah adonan matang, angkat dan tiriskan kemudian dinginkan menggunakan freezer semalaman.
Setelah satu malam di dalam freezer kita bisa iris-iris menjadi bentuk kerupuk sesuai selera kemudian kita jemur selama 3 hari agar mendapatkan hasil kerupuk yang ngembang dan cantik.
Setelah kerupuk dijemur selama 3 hari, kerupuk dari nasi sisa pun siap digoreng dan dihidangkan bersama dengan nasi panas dan lauk yang anda miliki. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Mengapa Beberapa Pullback Pulih Memberi Isyarat Sesuatu yang Lebih Besar dalam Dagangan Forex
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Jadwal Imsakiyah Bandar Lampung, Kamis 19 Februari: Lengkap Waktu Sahur dan Magrib
-
Debutan Persija, Mauro Zijlstra Bongkar Perbedaan Gila Antara Super League 2026 dan Belanda
-
4 Inspirasi Menu Sahur yang Praktis, Sehat dan Mengenyangkan
-
Real Madrid Siapkan Revolusi Besar! Los Blancos Bidik 6 Pemain di Bursa Musim Panas 2026
-
Musikal Perahu Kertas Rilis Versi Baru OST Dua Manusia dan Langit Amat Indah
-
Jadwal Imsakiyah Kota Makassar 1 Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
-
Masjid Istiqlal Dipenuhi Jemaah pada Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 Hijriah