SUARA PEKANBARU - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut kecurangan pemilu terjadi pasca Orde Baru.
Namun, dikatakan Mahfud MD kecurangan tersebut umumnya tidak dilakukan oleh pemerintah, melainkan peserta pemilu.
Mahfud MD mencontohkan adanya satu di antara modus kecurangan, yakni peserta pemilu membayar orang tertentu di tempat pemungutan suara (TPS).
Hal tersebut dilakukan untuk memalsukan hasil pemungutan suara, yang diserahkan ke kelurahan, kecamatan, dan seterusnya.
"Oleh sebab itu, saya bilang ke Pak Hasyim (Ketua KPU), dan Bawaslu ketika datang ke kantor saya untuk siap-siap digugat karena pemilu curang," ucap Mahfud MD.
Menanggapi itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menjanjikan penghitungan suara pada Pemilu 2024 dilakukan dengan transparan.
Hasyim menjelaskan, sebagai wujud transparansi semua orang bisa menyaksikan, dan merekam jalannya proses penghitungan suara di TPS.
Terlebih lagi, akan ada pengawas, dan pemantau di setiap TPS. Sehingga pasti akan diketahui oleh banyak orang.
"Jadi, dilakukan secara terbuka (proses penghitungan suara di TPS), kalau ada tuduhan, ada manipulasi, itu pasti diketahui banyak orang," kata Hasyim, di Kantor KPU Jakarta Pusat.
Baca Juga: Tingkatkan Keterampilan Berbisnis Milenial Lewat Pelatihan Cara Buat Puding Hias
Kemudian, Hasyim menyebut pihaknya akan menggunakan sistem informasi rekapitulasi hasil suara (Sirekap) pada Pemilu 2024.
Sistem ini juga telah diterapkan pada Pilkada 2020.
Selain itu, kata Hasyim, KPU pun menyiapkan peraturan KPU (PKPU) baru, yang mengatur pemungutan dan penghitungan suara.
PKPU tersebut nantinya akan dijadikan sebagai dasar untuk membangun Sirekap, sebagai sistem penghitungan dan publikasi suara pada Pemilu 2024 mendatang.
"Sekali lagi, itu hanya membantu KPU, dan membantu publik untuk segera mengetahui hasil. Tidak dijadikan sebagai dasar untuk penentuan resmi, karena penentuan secara resmi kan menurut undang-undang secara manual," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Tiba-tiba Bersikap Aneh di Air Terjun Sembilan Putri: Remaja Pringsewu Ditemukan Hipotermia
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos Kemensos atau Tidak
-
5 Zodiak yang Diprediksi Beruntung Akhir Juni 2026, Rezeki Makin Melimpah
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra