SUARA PEKANBARU - Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang menyebut, telah ditemukan lima paket sabu di balik gorden yang disembunyikan menggunakan jepitan.
Sekarang ini, pasangan suami istri berinisial P dan SO tengah dalam pengejaran aparat Polresta Pekanbaru karena diduga mengedarkan sabu.
Hal tersebut, berawal dari laporan masyarakat, bahwa di Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru sering terjadi tindak pidana narkoba.
Ketika dicek oleh Satreskoba Polresta Pekanbaru di sebuah rumah milik A dan S, yang merupakan pasangan suami istri ditemukan sabu dengan berat 1,04 gram.
"Di rumah tersebut ditemukan lima paket sabu yang diselipkan S di balik gorden, dan dijepit menggunakan jepitan," kata Manapar Situmeang.
Manapar menjelaskan, saat diinterogasi kedua mengaku mendapatkan barang haram itu dari pasangan suami istri lain, yakni P dan SO.
Namun, ketika hendak melakukan pengecekan, dan penggeledahan di rumah P dan SO, keduanya telah melarikan diri.
"Saat ini tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk P dan SO dalam pengejaran," kata Manapar.
Akibat perbuatannya para pelaku disangkakan atas Pasal 114, dan Pasal 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*/ANTARA)
Baca Juga: Mengenal Sistem Proporsional Terbuka, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pengusaha Kopi Dikhianati Menantu Sendiri, Rp4,7 Miliar Raib, Diduga Mengalir ke Wanita Lain
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Kopdes Mulai Berjalan, Pemerintah Resmi Moratorium Izin Alfamart dan Indomaret
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?