SUARA PEKANBARU - Dikabarkan bahwa pesawat Lion Air JT 3238 rute Pekanbaru -Batam sempat gagal mendarat di Bandara Hang Nadim.
Pesawat Lion Air JT 3238 tersebut dikabarkan gagal mendarat akibat hujan berkepanjangan sejak pagi yang melanda Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (1/5/2023) pagi.
Terkait kabar tersebut pun dibenarkan oleh Humas PT Bandara Internasional Batam (BIB), dengan jumlah penumpang 186 orang.
"Iya benar ada, pesawat Lion Air JT 3238 dari Pekanbaru dengan jumlah penumpang 186 orang," kata Badrudin Pedro, dihubungi ANTARA.
Dia menyebutkan, pesawat itu sempat memutar balik kembali ke bandara asal di Pekanbaru karena cuaca buruk.
Namun, selang dua jam kemudian pesawat tersebut kembali lagi ke Batam dengan selamat.
"Mereka sempat balik ke bandara asal. Harusnya, pesawat dari Pekanbaru itu mendarat di Batam pukul 07.30 WIB," katanya.
"Karena kembali ke bandara asal, mereka melanjutkan kembali penerbangan ke Batam sekitar dua jam kemudian, dan berhasil tiba di Bandara Hang Nadim, pukul 10.15 WIB," tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam, Suratman menjelaskan, pada pagi hari tadi memang jarak pandang di langit Batam dikategorikan buruk.
Baca Juga: Bertentangan Dengan Pengurangan Sampah Plastik, Dukungan Pemerintah ke Galon Sekali Pakai Dikritik
Dari data BMKG Hang Nadim Batam, pada pagi hari pukul 08.00-09.30 WIB tercatat jarak pandang hanya sejauh 400 meter hingga 1.500 meter.
"Kalau secara umum untuk jarak pandang di bawah 1.000 meter, termasuk kategori sangat buruk," katanya.
Namun, dia memastikan bahwa untuk siang hari jarak pandang di langit Batam sudah kembali normal.
"Kalau untuk jarak pandang sekarang sudah membaik sekitar 9-10 kilometer," kata Suratman. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas