SUARA PEKANBARU - Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University, Sofyan Sjaf berdiskusi perihal Data Desa Presisi (DPP).
Fungsi adanya DPP tentunya sebagai instrumen transformasi Indonesia atau menjadi Solusi Satu Data Indonesia.
Disampaikan Sofyan Sjaf sebagai Founder DPP saat diskusi rutin bulanan Pegiat Data Desa Presisi di Kampus IPB University, Bogor, pada Rabu (14/6/2023).
Peran penting kampus jadi acuan Sofyan untuk terus melahirkan inovasi berbasis penelitian atau riset. Apalagi DPP jadi salah satu produk inovasi kampus.
Diciptakan karena adanya kondisi yang nyata untuk menjawab segala persoalan yang aktual atau fakta.
"Dengan demikian, inovasi kampus hadir sebagai solusi yang applicable. Bisa diterapkan secara nyata," ungkap Sofyan Sjaf.
Tujuan utama dibuat adanya DPP ini sebagai bukti untuk memperbaiki kualitas berbasis data dasar di Indonesia.
Dalam hal ini pembangunan data yang akurat sangat membantu perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan secara maksimal.
"Teknologi dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun data Indonesia yang akurat," paparnya.
Baca Juga: Bambang Susantono Tawarkan Lahan Campuran di IKN ke Dubes Prancis
"Prinsip itulah yang menjadi dasar pemikiran DDP. Kita harus adaptif terhadap dinamika teknologi dan ilmu pengetahuan," sambungnya.
Perihal masalah sensus kata Sofyan, pihak DPP akan merancang aplikasi digital untuk digunakan agar terciptanya akurasi yang tinggi.
"Dengan begitu, sesungguhnya data dasar akurat bukan lagi seperti mimpi di siang bolong. Kita sebagai anak bangsa, bisa mewujudkan itu," tuturnya.
Diketahui, kebutuhan terhadap desa menjadi poros penting dalam segi pusat pertumbuhan. Khususnya untuk membangun data yang akurat dan menyeluruh pada desa tersebut.
"Kami sadari betul, desa sesungguhnya adalah pusat pertumbuhan. Agar bisa mencapai harapan, maka tidak ada jalan lain selain membangun desa berbasis data yang akurat dan menyeluruh," jelasnya.
Oleh karena itu, Sofyan mengaku tidak bisa bekerja sendiri, ia berharap ada dukungan yang diberikan dari stakeholder demi menciptakan masa depan data yang ada di desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba