Bahwasannya para calon jemaah yang ingin berangkat haji diharuskan untuk mempunyai banyak uang dan sudah memiliki jaminan dari Bupati supaya bisa mendapatkan paspor.
Pemerintah kolonial ternyata punya tujuan perihal ordonansi haji untuk terus memantau kegiatan tentang keagamaan yang bisa berdampak agar sharing pengalaman spiritual.
Disamping itu efek yang dihasilkan dari ibadah haji dapat menumbuhkan rasa persaudaraan bagi orang Islam yang ada di Indonesia sampai dunia.
Untuk perjalanan ibadah haji ke Makkah dalam perbaikannya dilakukan pertama kali oleh Muhammadiyah. K.H.M. Sudja' menjadi ketua pada Bagian Penolong Haji yang ditugaskan K.H. Ahmad Dahlan.
Dua dimensi yang terbentuk menjadi perbaikan perjalanan haji yaitu "kenegaraan dan keagamaan". Kemenag memperkuat kerjasama dengan PHI supaya perjalanan haji dipegang oleh Menteri Agama.
Yang diserahkan ke Yayasan Perjalanan Haji Indonesia (PHI). Diketahui, Yayasan PHI adalah badan hukum yang dimiliki umat Islam sejak 21 Januari 1950.
Saat itu Yayasan PHI diketahui K.H.M Sudja. Wakil Ketuanya yaitu K.H.A. Wahab Chasbullah. Dibentuknya Yayasan PHI untuk pelaksanaan resolusi Kongres Muslimin Indonesia yang dilaksanakan Desember 1949 silam.
Masalah pembagian kuota haji ternyata sudah dikenal sejak tahun 1950-an yang dulunya disebut "kotum" berdasarkan daerahnya masing-masing.
Pegawai negeri ternyata diprioritaskan Kemenag untuk mendapatkan kotum haji. Jangan salah, mereka pun harus melewati syarat yang diberlakukan secara seksama.
Baca Juga: Ganjar Tanggapi Sandiaga Uno yang Berlabuh ke PPP
Oleh karena itu, Yayasan PHI akhirnya mulai memenuhi kebutuhan pelayanan haji dengan membangunkan gedung wisma yang berfungsi sebagai asrama haji di berbagai kota.
Saat ini pelayanan yang dilakukan demi menciptakan kenyamanan jemaah haji di Tanah Suci menjadi bagian penting secara sesama.
Walaupun tujuan utama pergi haji ke Makkah untuk beribadah. Karena itu para petugas mengingatkan jemaah agar disertakan dengan niat yang suci supaya hajinya sah.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
5 Fakta Ngeri Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Gondola Apartemen Surabaya
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Suhu Sumsel Tembus 35 Derajat Saat Ramadan, BMKG Beri Peringatan Ini untuk Warga
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar