- Mendag Budi Santoso membuka peluang distribusi Minyakita oleh BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food hingga 100 persen.
- Kebijakan fleksibel ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan dan menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar rakyat.
- Pemerintah tetap melibatkan pelaku usaha swasta agar distribusi pasokan minyak goreng berjalan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Suara.com - Pemerintah membuka peluang penyaluran Minyakita hingga 100 persen melalui badan usaha milik negara (BUMN) pangan seperti Bulog dan ID Food. Skema ini disebut fleksibel selama tetap menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di pasar.
Hal ini dikatakan Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso alias Busan, menanggapi usulan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Ia mengatakan, ketentuan yang berlaku saat ini hanya mengatur batas minimal distribusi, bukan maksimal.
"Ya, jadi Permendag itu kan minimal 35 (persen distribusi lewat BUMN pangan), minimal. Ya mau 65 persen mau 70 persen itu ya enggak ada masalah, B to B. Nanti kita fasilitasi, supaya produsennya bisa masuk ke BUMN Pangan tadi," ujar Busan di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran Minyakita melalui BUMN seperti Perum Bulog dan ID Food dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan, termasuk hingga 100 persen.
"Ya minimal, berarti enggak ada maksimal. Maksimalnya 100 persen," katanya.
Menurut dia, peningkatan distribusi melalui BUMN bertujuan memperkuat ketersediaan minyak goreng di pasar, terutama di pasar rakyat.
Budi mengaku, telah berkoordinasi langsung dengan pimpinan BUMN pangan untuk memastikan distribusi berjalan optimal.
"Tadi saya, saya telepon Pak Dirut Bulog, ya, jadi Permendag itu kan minimal 35, minimal," ucapnya.
Ia menambahkan, distribusi tidak hanya mengandalkan BUMN, tetapi juga tetap melibatkan pelaku usaha swasta agar pasokan lebih merata.
Baca Juga: Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
"Nah kita kan juga memberdayakan banyak kan distributor yang swasta juga jalan. Jadi semua jalan bareng, ya. Enggak ada masalah," ungkap Budi.
Menurut Budi, kolaborasi antara BUMN dan swasta menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga Minyakita di tengah dinamika pasar.
Selain itu, pemerintah juga berupaya memastikan distribusi Minyakita menjangkau pasar-pasar rakyat secara lebih merata.
"Saya juga telepon Pak Dirut supaya di pasar-pasar rakyat itu juga harus diisi, ya. Jadi sekarang Bulog aja udah tinggi tuh, di atas 35 persen," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung
-
BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman