- PSSI menunjuk David Nascimento sebagai Head of PSSI Academy dan pelatih kepala tim Garuda United kelahiran 2010.
- Pengumuman resmi dilakukan Direktur Teknik PSSI, Alex Zwiers, melalui unggahan di media sosial setelah Nascimento tiba di Indonesia.
- Nascimento memiliki pengalaman melatih klub Liga Belanda dan tim nasional Malta untuk mendukung pengembangan bakat muda Indonesia.
Suara.com - Langkah strategis untuk pengembangan sepak bola usia muda Indonesia diambil oleh PSSI.
Melalui Direktur Tekniknya, Alex Zwiers federasi secara resmi mengumumkan penunjukan pelatih asal Portugal, David Nascimento sebagai Head of PSSI Academy.
Dalam peran barunya, Nascimento tidak hanya akan memimpin akademi, tetapi juga akan rangkap jabatan sebagai pelatih kepala untuk tim talenta muda Garuda United, yang secara spesifik akan berisi para pemain kelahiran tahun 2010.
Kabar mengenai penunjukan ini diumumkan langsung oleh Alex Zwiers melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menyambut hangat kedatangan Nascimento yang sudah tiba di Indonesia.
"Sambutan hangat untuk David Nascimento sebagai Head of PSSI Acadey dan Pelatih kepala Garuda United 2010," tulis Zwiers.
"Langkah demi langkah bersama," sambungnya lagi.
Rekam jejak Nascimento di dunia kepelatihan terbilang cukup solid. Ia memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala di kompetisi kasta kedua Liga Belanda, menangani klub seperti FC Den Bosch dan FC Eindhoven.
Selain itu, ia juga pernah dipercaya untuk menukangi tim nasional Malta U-19.
Penunjukan ini juga menjadi ajang reuni bagi Nascimento dan Zwiers. Keduanya diketahui pernah berkolaborasi sebelumnya saat sama-sama bekerja untuk federasi sepak bola Yordania.
Baca Juga: Blak-blakan di Depan Erick Thohir, John Herdman Desak PSSI Benahi Pembinaan Usia Dini
Kala itu Zwiers menjabat sebagai Direktur Teknik, sementara Nascimento dipercaya untuk menangani tim nasional putri negara tersebut.
Berita Terkait
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17
-
Kualitas Pemain Mumpuni, Bojan Hodak Heran Dewa United Tak di Papan Atas
-
Bojan Hodak Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Legendaris Indra Thohir di Persib Bandung
-
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg
-
Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia
-
Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol
-
Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf
-
Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17
-
Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia