SUARA PEKANBARU - Lagi-lagi kualitas udara Pekanbaru level kuning, kebiasaan buang puntung rokok jadi sorotan.
Udara di Pekanbaru dinyatakan tidak sehat setelah masuk pada level kuning. Pemerintah setempat memperingatkan masyarakat agar waspada ancaman kebakaran lahan.
Bukan itu saja, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun menoroti kebiasaan warganya yang suka membuang puntung rokok semabarang.
Apalagi saat ini sudah masuk pada musim panas sehingga harus menjaga lingkungannya.
"Jangan membuang puntung rokok sembarangan, yang bisa memicu kebakaran lahan," ulasnya pada Senin 7 Agustus 2023.
Warga juga diminta agar tidak membuka lahan baru dengan cara dibakar, lantaran berpotensi pada kebakaran hutan yang meluas.
Selain itu, dia meminta masyarakat yang memiliki lahan gambut tidak membakarnya lantaran berpotensi kebakaran lahan.
Dijelaskannya, lahan gambut cukup sulit untuk melakukan upaya pemadaman.
"Jangan sampai bakar di lahan gambut, nanti padamnya lama, sebab terbakar hingga ke dasar," ulasnya.
Antisipasi kebakaran hutan adalah langkah-langkah penting untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan.
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda dalam mengantisipasi kebakaran hutan seperti dikutip dari chat.openai.com:
1. Pemeliharaan Lahan dan Vegetasi:
- Menjaga kebersihan lahan dari material kering yang mudah terbakar seperti dedaunan kering, ranting, dan batang pohon yang mati.
- Membuat "zona aman" di sekitar rumah atau bangunan dengan membersihkan vegetasi kering dan menciptakan ruang bebas dari material yang dapat mendukung perambatan api.
2. Pencegahan Api dari Aktivitas Manusia:
Berita Terkait
-
Wanita Lebih Licik! Ini Jawaban Mengapa Pria Jelalatan Lihat Perempuan Bening? Jawaban Mengejutkan dr Aisah Dahlan
-
Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Pikap Tewas Seketika
-
Ayah Bejat di Pekanbaru Cabuli Anak Kandung Bertahun-tahun
-
3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
BRI Bagi-bagi Voucher Setiap Hari Kerja di Vibes Resto & Lounge
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian