SUARA PEKANBARU - Beberapa monyet memperlihatkan kecerdasannya untuk lolos dari serangan kawanan singa Kambula yang akan memasangnya.
Monyet-monyet yang terjebak dalam situasai sulit dengan dikelilingi oleh singa-singa, akhirnya memilih "kucing-kucingan" dengan kawanan singa Kambula.
Merasa terjepit keadaan, mereka mencoba melarikan diri, dengan cara mengelabui singa-singa.
Pilihan monyet memilih tempat persembunyia tampak sekali dengan cara yang paling lucu!
Seorang pemandu di MalaMala Game Reserve, Mike Botes adalah orang paling beruntung lantaran bisa "menikmati" pemandan lucu sekaligus menegangkan.
Tak ingin kehilangan kesempatan, dia lalu merekam perilaku yang sangat menarik dan lucu ini dalam video seperti dilihat pada Sabtu, 9 September 2023 di akun Youtube
Latest Sightings.
Mike Botes juga berbagi cerita dalam rekaman yang dibuat dan dibagikan melalui LatestSightings.com.
Jembatan West Street adalah jembatan terkenal sebagai penghubung di MalaMala. Jembatan tersebut biasa digunakan pemandu dan tamu lantaran dinilai aman untuk menyeberangi Sungai Sand pada musim hujan.
Nah, jika sedang berantung, bisa menyaksikan pemandangan di sekitar jembatan yang selalu unik.
Baca Juga: Deretan Hewan Buas dalam Lensa: Video Spektakuler Kehidupan Liar di Hutan
Ketika berada di atas sana, Anda akan mendapatkan sudut pandang yang berbeda untuk fotografi.
"Kami telah berada dalam perjalanan. Kami saat itu mengikuti kawanan singa Kambula bersama dengan jantan kawanan mereka, jantan Ndhzenga," kata Mike Botes.
"Kami pikir mereka menuju ke Sungai Sand untuk mencari minuman. Namun, ternyata setelah diperhatikan kawan singa itu juga ingin menyeberangi Sungai Sand menuju langsung ke Jembatan West Street," jelasnya.
Di sanalah ada pemandangan menarik di mana di tengah jembatan sedang dikuasai kawanan monyet.
Jembatan itu menjadi sangat disukai monyet lantaran dirasa aman dari serangan pemangsa buas.
Akan tetapi untuk hari itu tidak. Rupanya kawanan singa Kambula juga melintasinya. Dan situasi menjadi sangat menegangkan setelah beberapa monyet dikejar untuk dijadikan makan siang yang lezat.
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Hewan Buas dalam Lensa: Video Spektakuler Kehidupan Liar di Hutan
-
Video Detik-Detik Rahang Singa Hancur! Satu Bantingan Bikin Lion Menderita Penuh Luka, Apa yang Terjadi Setelah Itu?
-
VIDEO MENGERIKAN! Gak Kuat Jangan Nonton, Singa Hamil Dalam Kepungan Hyena, Serangan Membabi Buta Berakhir Petaka
-
VIDEO Keganasan Anjing Liar yang Beraninya Keroyokan, Merasa di Atas Angin Mau Coba Icip-Icip Daging Gajah, Hasilnya Ternyata...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026