Bagi yang telah mengambil kuliah S1 dalam bahasa Inggris selama minimal 2 tahun, tidak perlu melampirkan sertifikat tes bahasa Inggris.
Beasiswa ini juga terbuka bagi pelamar yang telah memiliki gelar Master sebelumnya, selama memenuhi persyaratan yang telah disebutkan.
Bagi yang sudah menikah, mereka dapat membawa keluarga atau pasangan, meskipun tidak ada dukungan keuangan tambahan.
Dokumen-dokumen yang diperlukan dalam bentuk softcopy termasuk:
- Ijazah dan transkrip nilai dari jenjang pendidikan sebelumnya.
- Tiga surat rekomendasi, termasuk satu dari profesor, satu yang menggambarkan kemampuan kepemimpinan, dan satu yang memberikan gambaran profil pelamar sebagai calon penerima beasiswa.
- Resume/Curriculum Vitae (CV) terbaru dengan maksimal 2 halaman.
- Dua esai, yaitu Leadership Essay (750 kata) dan Statement of Purpose (500 kata).
- Bukti kemampuan bahasa Inggris (sertifikat TOEFL IBT/PBT/IELTS).
Baca Juga: Sederet Anak Buah Jokowi Kumpul di Batam, Atas Nama Investasi Rempang Dibuat Memanas hingga Bentrok
- Video pengenalan diri dengan durasi maksimal 1 menit.
- Seluruh dokumen yang tidak dalam bahasa Inggris harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah.
Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan https://www.schwarzmanscholars.org dengan batas waktu pendaftaran hingga 19 SEPTEMBER 2023.
Para kandidat terpilih akan mendapatkan informasi lebih lanjut pada sekitar bulan Oktober/November untuk mengikuti wawancara yang akan diadakan sesuai dengan lokasi yang ditentukan (biaya perjalanan akan ditanggung oleh penyelenggara).
Catatan: Informasi ini hanya merupakan ringkasan. Sebelum mendaftar, pastikan untuk membaca informasi lengkap di www.schwarzmanscholars.org.
Jika ada pertanyaan lebih lanjut tentang Beasiswa Schwarzman, hubungi apptech@schwarzmanscholars.org. Sumber informasi resmi dapat ditemukan di www.schwarzmanscholars.org. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat dibagikan kepada yang memerlukan! (*)
Tag
Berita Terkait
-
Beasiswa Unggulan Kuliah S3, Ketat Persaingan IPK, Cek Tema Proposal Penelitian Disertasi
-
Beasiswa Kemendikbudristek S2 Tahun Ini, Cek Usia, Bikin Essay Minimal 1.500 Kata
-
Bak Kena Durian Runtuh, Mahasiswa S1 Kesempatan Luas Dapat Beasiswa Unggulan 2023, Ini Syarat Wajib Dipenuhi
-
WAJIB DICATAT! Dibagikan Beasiswa Unggulan Kemdikbud Tahun 2023, IPS Cuma 3,00, Cek Akreditasi Kampus di Sini, Mahasiswa Pekanbaru Jangan Absen
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499