Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju Angkatan 4 akan segera dibuka, khusus untuk peserta didik berprestasi yang akan mengikuti program persiapan S1 di luar negeri. Pada sebelumnya, BIM Angkatan 3 diselenggarakan bagi peserta didik kelas XI semester 1 tahun ajaran 2022-2023 yang memiliki prestasi unggul.
SUARA PEKANBARU - Beasiswa Indonesia Maju (BIM) adalah bagian dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), yang telah merilis persyaratan umum untuk pendaftaran BPI, termasuk BIM.
Prestasi yang dimaksud dapat mencakup berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, riset, teknologi, inovasi, seni, budaya, bahasa, olahraga, kesehatan jasmani, vokasi, dan kewirausahaan.
Persyaratan untuk Mendaftar Beasiswa Indonesia Maju
- Calon penerima harus Warga Negara Indonesia (WNI).
- Calon harus telah diterima di sebuah Perguruan Tinggi di dalam atau luar negeri sesuai dengan skema beasiswa yang ditetapkan oleh BPPT. Hal ini harus dibuktikan dengan Letter of Acceptance (LoA) yang bersifat Unconditional atau surat tanda diterima tanpa syarat yang masih berlaku hingga saat penandatanganan surat pernyataan sebagai penerima beasiswa.
- Untuk LoA yang bersifat Conditional, BPPT hanya dapat menerima jika persyaratan tersebut berkaitan dengan persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya, atau persyaratan tambahan yang tidak mengubah status kelulusan calon mahasiswa di program studi dan Perguruan Tinggi tersebut.
- LoA Conditional harus mencantumkan identitas calon mahasiswa, program studi, perguruan tinggi, kondisi yang belum terpenuhi, dan periode perkuliahan. LoA Conditional masih berlaku hingga saat penandatanganan surat pernyataan sebagai penerima beasiswa.
- Bagi pendaftar program beasiswa jenjang D4 atau S1, mereka harus telah menyelesaikan SMA/SMK/sederajat dan memiliki ijazah atau surat keterangan lulus serta raport atau transkrip.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Bin Jokowi Jadi Ketum PSI, Giring Ungkap Posisi Dirinya yang 'Disingkirkan'
- Bagi pendaftar program beasiswa jenjang S2, mereka harus telah menyelesaikan program D4 atau S1 dan memiliki ijazah atau surat keterangan lulus serta transkrip.
- Bagi pendaftar yang ingin berkuliah di Perguruan Tinggi luar negeri, mereka harus memiliki kemampuan berbahasa asing yang dapat dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS, PTE Academic, atau IELTS dengan skor minimal 72 untuk TOEFL IBT, 46 untuk PTE Academic, atau 5,5 untuk IELTS bagi pendaftar S1. Untuk pendaftar S2, skor minimal adalah 80 untuk TOEFL IBT, 58 untuk PTE Academic, dan 6,5 untuk IELTS.
- Sertifikat kemampuan bahasa resmi selain Bahasa Inggris yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga diperbolehkan, dengan skor minimal sesuai persyaratan dari Perguruan Tinggi luar negeri yang dituju.
- Diperlukan surat keterangan sehat jasmani dan surat keterangan bebas narkoba yang sesuai dengan ketentuan.
- Calon penerima harus menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa Bergelar sesuai dengan format yang disediakan oleh BPPT.
- Mereka juga harus bersedia untuk dibebastugaskan selama menjadi penerima Beasiswa Bergelar dan/atau memiliki surat tugas belajar jika berstatus ASN, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tag
Berita Terkait
-
10 Hal Wajib Dilakukan sebagai Persipkan Proses Seleksi Beasiswa S1, Jangan sampai Gagal di Tengah apalagi di Awal
-
Kamu Pasti Ditolak, Ini Kriteria Penerima Beasiswa S1, S2, S3 yang Magang di Jerman Max Planck 2024
-
6 Alasan Jurusan Kuliah Kamu gak Laku di Dunia Kerja Termasuk saat Seleksi CPNS, Nomor 2 Salah Sendiri
-
Kok Bisa 11 Jurusan Kuliah Ini Punya Peluang Terbaik Lolos Seleksi CPNS 2023, Em Ternyata Ini Alasannya
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Baskara Putra Alami Kelelahan Ekstrem hingga Pingsan di Pesawat, Sempat Dipaksa Tampil
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang
-
Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar
-
Tidak Lagi Ingin Awet Muda, Tren Kecantikan Beralih Jadi Menua dengan Sehat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Belanja Bulanan di Grand Lucky? Jangan Lupa Klaim Paha Ayam Gratis dari BRI!
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos