SUARA PEKANBARU - Kodisi rakyat Gaza Palestina sangat mengerikan di tengah gempuran tentara Israel pada Selasa, 10 Oktober 2023.
Aktivis Kemanusiaan di Gaza, Muhammad Husein dalam wawancara Kabar Siang tvOne menceritakan bagaimana Israel dengan begitu kuatnya melakukan bombardir di tengah kawasan padat penduduk sipil di Jalur Gaza Palestina.
Muhammad Husein menjelaskan secara detail bagaimana kondisi saat ini di area peperangan Jalur Gaza Palestina dimana banyak korban sipil anak-anak, perempuan, dan orang tua menjadi korban serangan Israel.
Situasi saat ini diceritakan Muhammad Husein, saluran komunikasi sangat terganggu dan sejumlah jalur kemanusiaan diblokade Israel.
"Komunikasi kita juga sedang terganggu di sini. Saat ini, Gaza masih terus berada di bawah gempuran jet jet tempur Israel dari udara," kata Muhammad Husein.
Tentara Israel juga terus bergerak merangsek masuk ke kawasan penduduk Gaza dengan kekuatan militer angkatan daratnya.
"Sementara, dari darat, teng-teng baja juga terus mentarget sejumlah wilayah," kata Muhammad Husein.
Muhammad Husein menyebutkan jika jumlah korban dari pihak Gaza sejauh ini sudah mencapai angka 690 korban jiwa.
Sementara korban luka-luka angkanya mencapai 3.800, dan kemungkinan besar angka-angka tersebut berpotensi semakin bertambah.
"Kkarena masih banyak korban-korban yang belum bisa dievakuasi dari bawah reruntuhan rumah-rumah mereka yang hancur ditarget oleh Israel," kata Muhammad Husein.
Teng-teng militer darat Isarel saat ini masih terus bergerak membombardir dan mentarget sipil di Jalur Gaza Palestina.
"Kalau kita lihat dari statistik, jumlah korban itu lebih dari 200 adalah anak-anak, dan lebih dari 100 itu wanita," ucap Muhammad Husein.
Muhammad Husein mengatakan apa yang dilakukan Israel dengan mengerahkan militer dari berbagai unsur kekuatan adalah pelanggaran yang sangat besar.
"Maka dari itu, ini adalah sebuah pelanggaran yang sangat besar, dan ini kita lihat belum ada tanda-tanda akan berhenti," jelasnya.
Apalagi statement dari Kementerian Angkatan Darat Israel sudah mengatakan jika serangan akan terus dilakukan hingga beberapa minggu ke depan.
"Serangan ini paling tidak, ini minimal, akan berlangsung selama berminggu-minggu ke depan," pungkas Muhammad Husein. (*)
Berita Terkait
-
Serangan Hamas ke Israel: Jalur Gaza Dikepung Total, Soleman B Ponto Lihat Hal Mengerikan akan Terjadi Akibat Blokade Israel
-
Ingin Konflik di Palestina Diselesaikan Secara Damai, DPR Soroti Sikap Israel Kerap Langgar Kesepakatan
-
Siapa Panglima Hamas yang Dijuluki Si Kucing Bernyawa 9?
-
Ratusan Korban Jiwa Berjatuhan Akibat Serangan Israel, Dubes Palestina: Semua Rakyat Biasa, Wanita dan Anak-anak
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
Gak Bikin Jerawat Meradang! Ini 4 Micellar Water untuk Kulit Acne-Prone
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno